Laba Bersih ANTM Naik Hampir 3 Kali Lipat, Diterjang Kenaikan Harga Emas
IDXChannel - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kinerja keuangan yang spektakuler sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Laba bersih BUMN tambang ini meroket hampir tiga kali lipat menjadi Rp6,61 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp2,23 triliun.
Peningkatan laba ini diiringi dengan lonjakan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) sebesar 137 persen. Capaian EBITDA ANTM naik menjadi Rp9,33 triliun dari posisi sebelumnya Rp3,93 triliun pada periode yang sama di tahun 2024.
Harga Emas Jadi Pendongkrak Utama Kinerja ANTM
Kinerja positif ANTM tidak lepas dari fenomena meroketnya harga emas di pasar global, yang telah naik lebih dari 50 persen sejak awal tahun. Kondisi ini secara langsung mendongkrak penjualan emas perseroan, yang tumbuh 64 persen menjadi Rp58,67 triliun dan memberikan kontribusi dominan sebesar 81 persen terhadap total pendapatan.
Direktur Utama Antam, Achmad Ardianto, menyatakan bahwa kinerja solid ini mencerminkan kekuatan fundamental perusahaan. "Capaian ini juga merefleksikan efektivitas strategi pengelolaan biaya dan optimalisasi nilai tambah produk yang dijalankan perseroan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/10/2025).
Profitabilitas Meningkat, Beban Keuangan Turun
Kuatnya profitabilitas ANTM juga terlihat dari laba kotor yang mencapai Rp10,98 triliun, naik 168 persen. Sementara itu, laba usaha juga mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 323 persen, menjadi Rp7,89 triliun.
Di sisi lain, perusahaan berhasil menekan beban keuangan sebesar 41 persen menjadi Rp103,68 miliar. Penurunan ini sejalan dengan upaya manajemen untuk mengurangi interest bearing debt pada tahun 2025 sebagai bagian dari program efisiensi.
Laba Per Saham (EPS) ANTM Tembus Rp248,62
Dampak positif dari kinerja operasional ini langsung terasa bagi pemegang saham. Laba bersih per saham dasar (EPS) ANTM meningkat 171 persen secara tahunan menjadi Rp248,62 per saham.
Ardianto menegaskan, fokus ANTM tidak hanya pada peningkatan kinerja keuangan jangka pendek. Perusahaan juga berkomitmen pada penciptaan nilai jangka panjang melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Antam terus berinovasi pada setiap aspek operasional, bisnis, dan sustainability guna menciptakan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan," pungkas Ardianto.
Artikel Terkait
Bitcoin Tembus Rp1,39 Miliar, Tertinggi dalam Tiga Bulan Didorong Arus Dana Institusional
BRI Gandeng Grab, Beri Diskon Belanja dan Transportasi bagi Pemegang Kartu Kredit
MNC Bank Medan Bagikan Hadiah Cashback Jutaan Rupiah Lewat Program Tabungan Dahsyat Arisan
IHSG Ditutup Menguat 1,22 Persen ke 7.057, Didorong Sektor Barang Baku dan Keuangan