Operasional MRT Lebak Bulus Kembali Normal Usai Alihkan Rute Akibat Kepadatan
JAKARTA PT MRT Jakarta sempat menerapkan rekayasa operasional di Stasiun Lebak Bulus, Senin (4/5/2026), akibat lonjakan jumlah penumpang yang menyebabkan kepadatan di area stasiun. Langkah ini diambil demi menjaga kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa transportasi tersebut.
Dalam unggahan resmi di akun Instagram, manajemen MRT Jakarta menyatakan bahwa kepadatan terjadi di Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia. Sebagai respons cepat, perjalanan kereta yang semula berakhir di stasiun tersebut dialihkan sementara ke Stasiun Fatmawati Indomaret.
“Sehubungan dengan terjadinya kepadatan pelanggan di Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, dan demi menjaga kenyamanan serta keselamatan perjalanan seluruh pelanggan, MRT Jakarta memberlakukan rekayasa operasi di mana stasiun tujuan akhir dialihkan sementara ke Stasiun Fatmawati Indomaret,” demikian bunyi pernyataan resmi yang dikutip pada hari yang sama.
Manajemen MRT Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna atas ketidaknyamanan yang timbul. Para penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekayasa operasi berlangsung.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Keselamatan pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar perwakilan MRT Jakarta dalam keterangan resmi.
Sekitar 20 menit setelah pengalihan rute diberlakukan, MRT Jakarta mengumumkan bahwa operasional layanan di Stasiun Lebak Bulus telah kembali normal. Stasiun tersebut kini dapat kembali digunakan sebagai titik naik dan turun penumpang, termasuk sebagai stasiun tujuan akhir perjalanan.
“Pola operasi layanan seluruh perjalanan Ratangga telah kembali normal. Pelanggan MRT Jakarta dapat kembali memilih Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia sebagai stasiun tujuan akhir perjalanan,” demikian pernyataan lanjutan dari manajemen.
Pihak MRT Jakarta kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kenyamanan dan keselamatan pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas utama kami,” tutup pernyataan tersebut.
Artikel Terkait
Tembok Penahan Tanah Longsor di Cianjur, Satu Pekerja Tewas Tertimbun
Tembok Penahan Tanah Longsor di Puncak Cianjur, Satu Buruh Tewas Tertimbun
Persijap Jepara Takluk 0-2 dari Persija, Pelatih Mario Lemos Akui Taktik Gagal
Banjir Kiriman dari Bogor Rendam Empat Wilayah di Kota Bekasi, BPBD Evakuasi Warga