PSM Makassar berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menundukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie pada Senin (4/5/2026) sore itu menjadi titik balik bagi tim berjuluk Juku Eja yang tengah berjuang keluar dari jerat degradasi. Kemenangan ini tidak sekadar menambah angka di klasemen, tetapi juga menjadi suntikan moral yang signifikan bagi seluruh skuad menjelang pengujung musim.
Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa hasil positif ini lahir dari kerja keras kolektif yang telah dibangun selama sesi latihan. Ia menyebut bahwa kepercayaan yang diberikan oleh manajemen menjadi fondasi utama bagi tim untuk bangkit dari keterpurukan.
“Pertama-tama saya mengucap syukur atas kemenangan ini. Kemudian saya mau mengucap terima kasih spesial ke manajemen yang sampai hari ini masih percaya ke kami semua bahwa kami bakalan keluar dari situasi sulit ini,” ujar Ahmad Amiruddin.
Ia menambahkan bahwa para pemain menunjukkan perkembangan yang signifikan dan mampu menerapkan strategi yang telah direncanakan dengan baik. Menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil dari proses yang berjalan secara kolektif.
“Kemenangan ini karena kerja keras pemain selama di latihan. Mereka memperlihatkan progres yang sangat bagus dan alhamdulillah apa yang kita rencanakan di latihan bisa diaplikasikan di pertandingan. Makanya dengan itu, kemenangan ini adalah kemenangan bersama. Mudah-mudahan dengan hasil ini kita bisa lebih baik lagi ke depannya karena masih ada tiga laga yang harus kita selesaikan,” jelasnya.
Sementara itu, pemain PSM Makassar, Aloisio Soares, menyebut kemenangan ini sebagai buah dari perjuangan keras tim dan dedikasi yang dipersembahkan untuk para pendukung. Ia menekankan bahwa hasil ini sangat vital dalam misi tim untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Kemenangan yang luar biasa bagi kami. Saya secara pribadi mengucap syukur atas kemenangan yang kami dapat hari ini. Ini untuk para suporter kami dan juga untuk kami sendiri yang berjuang setiap hari dari latihan sampai pertandingan. Kami layak mendapatkan kemenangan ini atas kerja keras kami untuk tidak turun ke Liga 2. Dan saya kira ini kemenangan yang sangat penting untuk tetap bertahan di Liga 1,” kata Soares.
Dengan sisa tiga pertandingan yang akan dihadapi, ia optimistis timnya mampu meraih hasil maksimal. “Masih ada tiga laga tersisa, tiga laga untuk kita menangkan,” tegasnya.
Setelah kemenangan ini, PSM Makassar masih harus menjalani tiga laga penentu nasib. Mereka akan bertandang ke markas Arema FC pada 9 Mei 2026, menjamu Persib Bandung pada 17 Mei 2026, dan menutup musim dengan laga tandang melawan Madura United pada 23 Mei 2026. Ketiga pertandingan tersebut akan menjadi penentu apakah PSM mampu bertahan di Liga 1 musim depan atau harus terdegradasi.
Kemenangan atas Bhayangkara menjadi sinyal kebangkitan bagi Juku Eja. Performa tim yang semakin solid serta meningkatnya kepercayaan diri menjadi modal penting menghadapi laga-laga berikutnya. Dukungan suporter juga diyakini akan menjadi faktor tambahan dalam menjaga konsistensi tim hingga akhir musim. Kemenangan 2-1 ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga bukti bahwa kerja keras dan kepercayaan mampu membawa perubahan. Dengan tiga laga tersisa, peluang PSM Makassar untuk bertahan di Liga 1 masih terbuka lebar, asalkan mampu menjaga performa dan konsistensi.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
Sirine Banjir Berbunyi di Bekasi, TMA Kali Bekasi Capai Status Siaga 2
40 Ormas Islam Laporkan Grace Natalie, Ade Armando, dan Abu Janda ke Bareskrim atas Dugaan Ujaran Kebencian Terkait Video Jusuf Kalla