Borneo FC memilih untuk tidak ambil pusing dengan hasil pertandingan yang melibatkan pesaing terdekatnya, Persib Bandung, dan memusatkan seluruh perhatian pada laga kandang melawan Persita Tangerang. Tim berjuluk Pesut Etam itu akan menjamu Persita dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Selasa (5/5/2026) malam. Kemenangan menjadi harga mati bagi tuan rumah untuk terus mempertahankan asa meraih gelar juara musim ini.
Menariknya, laga Borneo FC baru akan berlangsung setelah Persib Bandung bertemu PSIM Yogyakarta. Situasi ini dinilai bisa menjadi pedang bermata dua baik sebagai keuntungan karena mengetahui hasil pesaing, maupun tekanan psikologis jika lawan unggul terlebih dahulu. Meski demikian, skuad asuhan pelatih kepala tetap teguh pada prinsip untuk tidak terganggu oleh hasil pertandingan lain.
Bek asal Burundi, Christophe Nduwarugira, menegaskan bahwa timnya dalam kondisi motivasi tinggi dan siap tampil habis-habisan demi merebut tiga poin. Ia mengaku sudah memahami karakter permainan lawan sejak awal musim.
“Kami akan memberikan yang terbaik melawan Persita. Kami sudah mengenal karakter permainan mereka sejak awal tahun,” ungkap Nduwarugira dalam pernyataan resmi klub.
“Bermain di rumah sendiri memberikan keuntungan bagi kami untuk meraih tiga poin,” imbuhnya.
Di sisi lain, Nduwarugira menekankan bahwa fokus utama timnya adalah pada diri sendiri, bukan pada hasil pertandingan rival atau calon lawan. Menurutnya, kemenangan di setiap laga hingga pekan ke-34 adalah target yang tidak bisa ditawar.
“Yang terpenting bagi Borneo FC adalah tetap menang dan meraih tiga poin di setiap pertandingan,” papar pemain berusia 26 tahun tersebut.
“Kami tidak peduli dengan rekor; yang kami butuhkan adalah atmosfer kemenangan dan dukungan penuh dari suporter di stadion,” tutupnya.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal Berkedok Warung Sembako di Kalideres
8.000 Jenazah Warga Palestina Masih Tertimbun Reruntuhan Gaza, Pembersihan Puing Diprediksi Capai Tujuh Tahun
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter