Enam Mahasiswa Diamankan Usai Turunkan Bendera Merah Putih saat Demo Tolak Pergub JKA di Banda Aceh

- Selasa, 05 Mei 2026 | 00:45 WIB
Enam Mahasiswa Diamankan Usai Turunkan Bendera Merah Putih saat Demo Tolak Pergub JKA di Banda Aceh

Enam mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) diamankan aparat Kepolisian Resor Kota Banda Aceh saat menggelar aksi unjuk rasa menolak pemberlakuan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di kawasan kantor Gubernur Aceh.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana mengungkapkan, keenam demonstran tersebut sempat diamankan karena dinilai menurunkan bendera Merah Putih dan memprovokasi massa lainnya. “Enam orang dari masa pengunjuk rasa sempat diamankan karena menurunkan bendera Merah Putih dan memprovokasi masa lainnya,” ujarnya di Banda Aceh, Senin.

Aksi penolakan itu diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh yang tergabung dalam ARA. Mereka mendesak pemerintah mencabut Pergub JKA yang dinilai merugikan masyarakat. Dalam perkembangan selanjutnya, saat proses audiensi berlangsung, terjadi insiden penurunan bendera negara yang memicu ketegangan.

“Saat sedang melakukan audiensi, ada masa yang menurunkan bendera merah putih serta memprovokasi masa lainnya sehingga terjadi pembubaran oleh tim dalmas awal dilanjutkan dalmas lanjutan serta PHH dari Sat Brimob Polda Aceh,” kata Andi menjelaskan kronologi kejadian.

Keenam mahasiswa yang diamankan masing-masing berinisial RMZ (34), MRA (20), ASN (21), MAU (21), DAI (22), dan TP (22). Dari jumlah tersebut, empat orang telah dikembalikan kepada penanggung jawab aksi. Sementara dua lainnya masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

“Dua lainnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh karena mengalami benturan dengan personel sehingga dokter mendiagnosa cedera kepala ringan,” tambah Kapolresta.

Sebelum aksi berlangsung, petugas telah menyampaikan imbauan agar unjuk rasa tetap berjalan dalam koridor damai. Andi menegaskan pentingnya menjaga situasi Kota Banda Aceh tetap kondusif. “Mari kita jaga suasana Kota Banda Aceh tetap kondusif,” pungkasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar