Pasukan Amerika Serikat mengklaim telah menghancurkan enam kapal milik Iran dalam sebuah operasi militer yang juga berhasil menembak jatuh rudal dan drone yang diarahkan ke kapal Angkatan Laut AS serta kapal komersial. Klaim tersebut disampaikan oleh seorang laksamana senior AS pada Senin waktu setempat.
Laksamana Brad Cooper, Kepala Komando Pusat AS, mengungkapkan kepada wartawan bahwa helikopter Apache dan Seahawk yang diterbangkan pasukan AS berhasil menghantam enam kapal kecil Iran yang dinilai mengancam pelayaran komersial. Ia menambahkan bahwa pasukan AS secara efektif menghadang seluruh rudal dan drone yang ditembakkan ke arah mereka dan kapal-kapal dagang.
Sementara itu, di tengah ketegangan militer yang meningkat, pemerintah Iran justru menyerukan agar Amerika Serikat mengurangi tuntutannya terhadap Teheran. Seruan ini muncul saat negosiasi antara kedua negara mengalami kebuntuan dalam upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam pengarahan yang disiarkan televisi pemerintah Teheran pada Senin, menegaskan bahwa prioritas utama Iran saat ini adalah mengakhiri perang. “Pihak lain harus berkomitmen pada pendekatan yang beralasan dan meninggalkan tuntutan berlebihan mereka terkait Iran,” ujarnya.
Negosiasi antara Teheran dan Washington diketahui telah terhenti sejak gencatan senjata diberlakukan pada 8 April lalu. Hingga saat ini, baru satu putaran perundingan damai yang digelar secara langsung, dengan Pakistan bertindak sebagai mediator.
Artikel Terkait
Wakil Mensos: Sekolah Rakyat Hidupkan Kembali Harapan Anak Miskin Akses Pendidikan Layak
MSCI Sorot Kelemahan Transparansi Pasar Modal, Pemerintah Percepat Reformasi
Jokowi Minta PSI Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga Dua Periode
Gol Cepat Saibari Bawa Maroko Kalahkan Skotlandia 1-0 di Piala Dunia 2026