Gol cepat Ismael Saibari pada menit kedua babak pertama menjadi penentu kemenangan tipis 1-0 Maroko atas Skotlandia dalam laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Foxborough Stadium, Sabtu (20/6) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan perdana bagi Singa Atlas di turnamen empat tahunan tersebut dan membawa mereka memuncaki klasemen sementara grup.
Sejak peluit awal dibunyikan, Maroko langsung tampil agresif. Belum genap dua menit pertandingan berjalan, Brahim Diaz melepaskan umpan terobosan yang berhasil diterima dengan sempurna oleh Ismael Saibari. Pemain berusia 25 tahun itu bergerak tanpa bola masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal dijangkau kiper Skotlandia, Angus Gunn. Keunggulan cepat ini memberikan tekanan besar kepada lawan sejak awal laga.
Skotlandia berusaha merespons ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Drama sempat terjadi pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45 3. Sebuah insiden di dalam kotak penalti Maroko memunculkan dugaan pelanggaran terhadap pemain Skotlandia. Wasit Ilgiz Tantashev kemudian menghentikan pertandingan untuk meninjau ulang kejadian melalui sistem Video Assistant Referee (VAR). Setelah memeriksa tayangan ulang, wasit memutuskan tidak memberikan penalti kepada Skotlandia, sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Maroko nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-51. Saibari kembali menjadi ancaman setelah menerima operan di dalam kotak penalti. Ia melepaskan tembakan keras ke arah sudut kiri atas gawang, namun bola berubah arah setelah mengenai pemain bertahan Skotlandia dan hanya membentur tiang gawang. Sementara itu, Skotlandia terus berusaha mencari gol penyeimbang hingga menit-menit akhir. Peluang emas datang pada menit ke-85 melalui Scott McTominay yang menerima umpan matang di dalam kotak penalti. Namun, tembakannya berhasil diblok pemain bertahan Maroko sebelum menghasilkan tendangan sudut.
Meski terus menekan pada sisa waktu pertandingan, Skotlandia gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Maroko sukses mempertahankan keunggulan 1-0 dan mengamankan tiga poin penuh. Tambahan poin ini membuka peluang besar bagi Singa Atlas untuk melangkah ke babak gugur.
Dalam pertandingan tersebut, Skotlandia menurunkan formasi 3-5-2 dengan Angus Gunn di bawah mistar, serta lini depan yang digalang Che Adams. Sementara itu, Maroko bermain dengan formasi 4-2-3-1, diperkuat Yassine Bounou sebagai kiper dan Brahim Diaz sebagai ujung tombak.
Artikel Terkait
Harga Emas Terus Melemah, Tertekan Dolar AS dan Sinyal Suku Bunga Tinggi
PDIP Bantah Terlibat Gerakkan Demo Mahasiswa, Tolak Stigma ‘Partai Abu-Abu’
Polisi Amankan Empat Tersangka Pembunuh Dua Pria yang Jasadnya Ditemukan di Got Bekasi
Kopi Susu dan Boba Picu Lonjakan Perlemakan Hati pada Usia Muda