Messi dan David Bersaing Ketat di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026 dengan Tiga Gol

- Jumat, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB
Messi dan David Bersaing Ketat di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026 dengan Tiga Gol

Persaingan perebutan Sepatu Emas Adidas Piala Dunia 2026 untuk sementara dipimpin oleh dua nama besar, Lionel Messi dan Jonathan David, yang sama-sama telah mengoleksi tiga gol. Ketatnya persaingan gelar top skor turnamen ini diperkirakan akan terus berubah seiring bergulirnya lebih banyak pertandingan dalam format baru yang melibatkan 48 tim.

Penghargaan Sepatu Emas Adidas diberikan kepada pemain dengan jumlah gol terbanyak selama putaran final Piala Dunia. Apabila terdapat lebih dari satu pemain dengan torehan gol yang identik, jumlah assist yang diberikan akan menjadi penentu peringkat pertama.

Jika jumlah gol dan assist masih sama, maka pemain dengan menit bermain lebih sedikit akan menduduki posisi yang lebih tinggi. Sistem penilaian ini membuat persaingan tidak semata-mata bergantung pada produktivitas mencetak gol, melainkan juga mempertimbangkan kontribusi terhadap rekan setim dan efisiensi waktu bermain di lapangan.

Messi berhasil menempatkan namanya di puncak daftar setelah mencetak hat-trick saat Argentina mengalahkan Aljazair dengan skor 3-0 di fase grup. Tiga gol tersebut sekaligus mengembalikan bintang Argentina itu menjadi sorotan utama dalam perhelatan edisi 2026.

Tambahan gol tersebut juga membawa Messi menyamai rekor legendaris Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 16 gol. Capaian monumental ini semakin memperkuat posisi Messi dalam catatan sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Di sisi lain, Jonathan David juga memuncaki klasemen sementara setelah mencetak hat-trick untuk Kanada. Ia memborong tiga gol saat timnya menang telak 6-0 atas Qatar.

Namun, persaingan tidak berhenti pada Messi dan David. Sejumlah nama besar membayangi ketat dengan koleksi dua gol, termasuk Kylian Mbappe dari Prancis, Erling Haaland dari Norwegia, dan Harry Kane dari Inggris.

Selain mereka, Kai Havertz dari Jerman, Yasin Ayari dari Swedia, Elijah Just dari Selandia Baru, serta Folarin Balogun dari Amerika Serikat juga tercatat sebagai pesaing terdekat yang mengantongi dua gol.

Balogun menjadi salah satu sorotan setelah mencetak dua gol saat Amerika Serikat menang 4-1 atas Paraguay. Catatan itu menjadikannya pemain AS pertama yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak tahun 1930.

Perburuan Sepatu Emas tahun ini menjadi semakin menarik karena Piala Dunia 2026 menggunakan format 48 tim. Dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak, peluang bagi para pemain untuk menambah pundi-pundi gol mereka juga semakin terbuka lebar.

Penghargaan top skor Piala Dunia pertama kali diperkenalkan pada tahun 1982 dengan nama Golden Shoe. Sejak edisi 2010, penghargaan ini lebih dikenal dengan sebutan Golden Boot atau Sepatu Emas.

Selain Sepatu Emas untuk pencetak gol terbanyak, FIFA juga memberikan Sepatu Perak Adidas dan Sepatu Perunggu Adidas bagi pemain yang menempati peringkat kedua dan ketiga dalam daftar pencetak gol.

Dengan fase grup yang masih berlangsung, puncak daftar top skor Piala Dunia 2026 masih sangat mungkin berubah. Messi, David, dan deretan penyerang elite dunia harus menjaga konsistensi performa jika ingin memastikan diri membawa pulang trofi Sepatu Emas Adidas.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags