Piala Presiden 2026 resmi berakhir dengan Persebaya Surabaya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persib Bandung lewat adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (6/8/2026). Namun di balik kemeriahan pertandingan final, turnamen pramusim ini menyimpan cerita tentang kerja keras panitia dalam menghadapi berbagai rintangan, mulai dari keputusan menggelar laga tanpa penonton hingga jadwal padat yang sempat dikritik.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengakui bahwa perhelatan ini tidak sempurna. Meski demikian, ia menegaskan bahwa panitia telah berupaya maksimal untuk menghadirkan kompetisi berkualitas dan pesta rakyat. "Ya, terima kasih buat Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kalau ada sisi kekurangan, saya memohon maaf, tentu tidak adanya sempurna. Akan tetapi, dari tiga bulan ini kami sudah berusaha yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia menilai Piala Presiden 2026 menjadi tontonan menghibur menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. "Saya ngucapin terima kasih dulu kepada Pak Ara, panitia, dan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini sudah Piala Presiden yang ke-delapan, dan saya juga menarik sekali banyak klub legendaris yang join di Piala Presiden ini. Mudah-mudahan ini jadi turnamen yang menyejukkan untuk sebelum awal Liga," kata Erick.
Keputusan Berani di Tengah Tekanan
Turnamen yang hanya berlangsung 13 hari, dari 25 Juli hingga 6 Agustus 2026, ini tidak lepas dari dinamika. Salah satu keputusan paling krusial adalah menggelar semifinal dan final di Bali tanpa penonton. Langkah ini diambil demi keamanan dan keselamatan suporter, mengingat rivalitas antar suporter yang masih rentan memicu konflik.
Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, menjelaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama. "Saya kira, nomor satu, tentu saja kita memikirkan dari segi keamanan. Bagi kami di kepanitiaan, nomor satu adalah keselamatan. Keselamatan penonton, keselamatan suporter," ucapnya.
Meski tanpa kehadiran langsung suporter, laga semifinal dan final tetap menyajikan duel berkualitas. Bahkan, final Persib melawan Persebaya mencatat rekor sebagai program televisi nomor satu sepanjang 2026 dengan rating 8,9 persen dan share 45,3 persen.
Tantangan lain datang dari jadwal pertandingan yang dianggap terlalu padat. Pelatih Persib, Igor Tolic, sempat mengkritik jeda kurang dari 72 jam antara semifinal dan final, yang dinilai tidak sesuai anjuran FIFA. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Bidang Kompetisi Piala Presiden, Risha Adi Widjaya, menjelaskan bahwa penjadwalan telah mendapat restu dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melalui surat bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026.
Persetujuan AFC menjadi bukti bahwa penyelenggaraan turnamen ini telah memenuhi standar internasional. "Kami sangat menghargai persetujuan AFC yang memungkinkan kami menyelenggarakan pertandingan-pertandingan puncak ini sesuai jadwal yang telah dirancang. Transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi internasional merupakan prioritas utama kami," kata Risha.
Hadiah Naik, UMKM Dilibatkan
Piala Presiden 2026 juga berani mengambil keputusan menaikkan hadiah sebagai bentuk apresiasi bagi klub-klub yang berjuang. Hadiah utama naik dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar. Sementara itu, runner-up yang sebelumnya menerima Rp3 miliar kini mendapat Rp3,5 miliar, peringkat ketiga Rp2,5 miliar, dan peringkat keempat Rp1,5 miliar.
Selain itu, turnamen ini turut melibatkan UMKM di berbagai kota penyelenggara. Sebanyak 80 UMKM terlibat dalam fase Grup B di Surabaya, 50-60 UMKM di fase Grup A di Bandung, dan 25 UMKM pada semifinal serta final di Bali. Kehadiran UMKM ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan hiburan rakyat yang lebih luas.
Dengan segala dinamika yang ada, Piala Presiden 2026 membuktikan bahwa pengambilan keputusan yang cepat dan terukur mampu menghadirkan turnamen yang sukses dan menghibur. Kesuksesan ini menjadi modal berharga bagi sepak bola Indonesia menjelang kompetisi resmi musim depan.
Artikel Terkait
Persebaya Juara Piala Presiden Elite 2026 Usai Kalahkan Persib Lewat Adu Penalti
Tiga Eks Pemain PSM Jadi Pahlawan Persebaya Juara Piala Presiden 2026
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Taklukkan Persib Lewat Adu Penalti
Persija Jakarta Kalahkan Arema FC 3-1 untuk Kunci Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026