Persebaya Gelar Pemusatan Latihan di Thailand untuk Perkuat Kekompakan Tim

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:30 WIB
Persebaya Gelar Pemusatan Latihan di Thailand untuk Perkuat Kekompakan Tim

Persebaya Surabaya bertolak ke Thailand pada Selasa (18/8/2026) untuk menjalani pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menyambut kompetisi musim 2026/2027. Langkah ini diambil setelah tim melalui rangkaian persiapan di dalam negeri, termasuk tampil di Piala Presiden 2026 dan menjalani laga uji coba melawan Penang FC pada Sabtu (15/8/2026).

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa fokus utama dalam pemusatan latihan kali ini bukan hanya pada aspek fisik dan taktik, melainkan juga pada pembentukan kebersamaan antarpemain. Menurutnya, intensitas kebersamaan yang tinggi selama berada di luar negeri akan menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan tim.

"Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi. Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam," ujar Bernardo Tavares.

Tavares meyakini bahwa kekompakan skuad merupakan fondasi utama untuk menghadapi kompetisi yang panjang. Dengan hubungan emosional yang kuat antar pemain, tim diharapkan tetap solid saat menghadapi berbagai tekanan dan masa sulit di tengah musim.

"Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun. Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain," tambahnya.

Selain untuk membangun kekompakan, pemilihan Thailand sebagai lokasi pemusatan latihan juga dimaksudkan untuk memberikan suasana baru bagi para pemain. Lingkungan dan tantangan yang berbeda di luar negeri diharapkan mampu meningkatkan motivasi bertanding skuad Bajul Ijo.

"Pemusatan latihan di negara yang berbeda juga memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang. Itu yang kami inginkan dari proses ini," tutur Bernardo Tavares.

Di samping aspek teknis dan adaptasi lingkungan, program latihan intensif ini juga dimanfaatkan Tavares untuk menggembleng mental para pemain. Ia ingin menanamkan mentalitas pemenang dan sikap saling mendukung di dalam tim.

"Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim. Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik," pungkas Bernardo Tavares.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags