Kebakaran melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (7/8) malam. Api membakar sejumlah lantai gedung, dan proses pemadaman serta pendinginan masih berlanjut hingga Sabtu (8/8) pagi.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, mengungkapkan bahwa petugas sempat menghadapi kendala saat pemadaman. Asap tebal di tangga darurat menjadi hambatan utama yang menyulitkan akses petugas ke lokasi.
"Hambatan pertama, kemarin kita kesulitan di tangga darurat ya, karena tebal ada asap," kata Syarifudin kepada wartawan di lokasi, Sabtu (8/8).
Meski demikian, Syarifudin menegaskan bahwa secara umum tidak ada hambatan berarti. Petugas berhasil mencegah penyebaran api ke lantai bawah.
"Jadi secara umum tidak ada, karena yang terbakar cukup lumayan, lantai dari lantai 11 langsung ke atas. Untuk ke bawahnya kita bisa cover, jadi tidak ada penjalaran," ujarnya.
Saat ini, petugas masih melakukan penyisiran di lantai 11 hingga lantai 16 untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Proses ini ditargetkan selesai dalam waktu satu jam.
"Jadi tinggal penumpukan yang penumpukan-penumpukan kita urai agar tidak terjadi penyalaan kembali. Jadi lebih ke preventif untuk tidak ada penyalaan kembali," katanya.
"Tinggal beberapa titik saja yang akan dituntaskan itu. Jadi insyaallah dalam 30-1 jam ini akan tuntas," lanjutnya.
Sebelumnya, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.30 WIB dengan titik api diduga berasal dari lantai 11 dan menjalar hingga lantai 16. Sebanyak 39 unit dan 185 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Artikel Terkait
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Jakarta Pusat
Kebakaran Hanguskan 15 Rumah di Senen, Jakarta Pusat
Kebakaran Landa Permukiman Senen, 15 Rumah Terdampak
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Paseban, Damkar Kerahkan 32 Mobil