Video pidato Abdul El-Sayed yang beredar di media sosial menuai beragam reaksi. Sejumlah warganet membandingkannya dengan mantan Presiden AS Barack Obama saat masih muda. "Boy, this dude sounds a lot like a young Obama!" tulis akun X @commons96055467 dalam unggahannya.
Perbandingan itu muncul bukan tanpa alasan. Suara, gaya bicara, dan retorika El-Sayed memang terdengar mirip dengan Obama muda yang kala itu dikenal mampu meyakinkan publik. Sebagian pendukungnya bahkan berharap ia bisa mengikuti jejak Obama hingga ke kursi presiden.
El-Sayed adalah politisi Partai Demokrat yang tengah mencuri perhatian setelah memenangkan pemilihan pendahuluan melawan kandidat yang didukung oleh kelompok pro-Israel. Jika terpilih pada November 2026, ia akan menjadi muslim pertama yang duduk di Senat AS.
Dalam pidatonya, El-Sayed yang juga seorang dokter dan pernah menjabat sebagai Direktur Kesehatan Kota Detroit serta Direktur Departemen Kesehatan Wayne County itu menanggapi tudingan bahwa ia adalah sosok yang berbahaya. "Lucu rasanya, mereka mulai melabeli saya sebagai sosok yang berbahaya. Saya jadi bertanya-tanya, mengapa seseorang dengan latar belakang dan keyakinan seperti saya dianggap berbahaya? Pernahkah Anda mendengar hal semacam itu sebelumnya? Menarik, bukan?" ujarnya.
Ia kemudian membeberkan sejumlah pencapaiannya selama menjabat di Detroit. "Coba tanyakan kepada warga di komunitas-komunitas ini seperti seorang nenek yang cucunya akhirnya mendapatkan kacamata apakah saya berbahaya?" katanya. "Tanyakan kepada warga di wilayah barat daya yang akhirnya melihat seseorang berani melawan pihak pencemar lingkungan di daerah mereka, apakah saya berbahaya?"
El-Sayed juga menyoroti upayanya memastikan sekolah-sekolah umum di Detroit bebas dari kandungan timbal, menyelamatkan nyawa melalui program Narcan, serta membantu warga melunasi utang medis. "Tanyakan kepada mereka yang nyawanya terselamatkan berkat Narcan, apakah saya berbahaya?" ujarnya.
Ia menegaskan, dirinya tidak berbahaya bagi mereka yang membutuhkan pemerintah yang bekerja demi kepentingan rakyat. Namun, ia mengaku menjadi ancaman nyata bagi korporasi besar, kelompok kepentingan khusus, dan politisi yang menghalangi pemerintah untuk melayani rakyat. "Jadi ya, jika Anda Chuck Schumer, saya berbahaya. Jika Anda AIPAC, saya berbahaya. Jika Anda PAC korporat, saya berbahaya. Jika Anda CEO Blue Cross Blue Shield, saya sangat berbahaya. Jika Anda DTE, saya jelas berbahaya," tegasnya.
"Namun, jika Anda adalah seseorang yang membutuhkan pemerintah untuk bekerja demi kepentingan Anda, saya bertekad untuk menjadi sahabat terbaik yang pernah Anda miliki!" pungkasnya.
Artikel Terkait
Kemenangan El-Sayed di Michigan Memicu Ketegangan dengan Kubu Republik
Trump Khawatir Penghapusan Filibuster Perkuat Demokrat dan Ubah Peta Politik AS
Debat Hak Eksistensi Israel: Abdul El-Sayed Jawab dengan Pertanyaan Pajak
Kemenangan Abdul El-Sayed di Michigan dan Sinyal Pergeseran Politik Amerika