Sutradara Thailand Beri Respon Positif untuk Adaptasi Perumahan Laddaland

- Jumat, 07 Agustus 2026 | 07:45 WIB
Sutradara Thailand Beri Respon Positif untuk Adaptasi Perumahan Laddaland

Film horor adaptasi Indonesia, Perumahan Laddaland, mendapat sambutan hangat dari sutradara film aslinya, Sophon Sakdaphisit. Sutradara Awi Suryadi mengungkapkan bahwa sineas Thailand itu memberikan apresiasi tinggi setelah menonton hasil akhir adaptasi yang digarapnya.

Sejak awal, Sophon memberikan keleluasaan penuh kepada tim produksi untuk mengadaptasi cerita agar sesuai dengan budaya dan kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Awi menegaskan bahwa proses kreatif tidak dibebani tuntutan untuk mempertahankan seluruh elemen dari versi aslinya, yang dirilis pada 2011.

"Nggak. Saya justru nunjukin dia hasil akhirnya, karena dia tahu lah perbedaan waktunya sangat jauh kan. Jadi dia memang dari awal membebaskan kita untuk adaptasi sesuai culture kita, sesuai waktu sekarang," kata Awi saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).

Kebebasan tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi tim kreatif dalam menyesuaikan cerita dengan latar sosial dan budaya Indonesia. Adaptasi yang dihadirkan tidak sekadar menyalin cerita asli, tetapi juga menghadirkan nuansa yang lebih relevan bagi penonton lokal.

Setelah film rampung dan diperlihatkan kepada Sophon, respons yang diterima pun di luar dugaan. Awi mengaku lega karena sang sutradara memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil adaptasi tersebut.

"Suka banget dia justru," ungkap Awi.

Perumahan Laddaland merupakan adaptasi resmi Indonesia dari film horor Thailand Ladda Land yang pertama kali dirilis pada 2011. Film ini disutradarai oleh Awi Suryadi dan diproduksi oleh MD Pictures dengan sejumlah penyesuaian pada cerita serta pendekatan budaya agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Film tersebut mengisahkan Tomy, yang diperankan Andri Mashadi, bersama istrinya Melisa (Titi Kamal) dan kedua anak mereka yang memutuskan pindah ke sebuah kawasan perumahan mewah demi mengejar kehidupan yang lebih baik. Harapan untuk memulai lembaran baru perlahan berubah menjadi teror ketika berbagai kejadian mistis mulai menghantui lingkungan tempat tinggal mereka.

Seiring berjalannya waktu, keluarga itu dihadapkan pada berbagai gangguan supranatural dan rahasia kelam yang tersimpan di kawasan perumahan tersebut. Situasi tersebut tidak hanya menguji keberanian mereka, tetapi juga keharmonisan hubungan dalam keluarga.

Menggabungkan unsur horor psikologis dengan drama keluarga, Perumahan Laddaland dijadwalkan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags