Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memilih bungkam terkait wacana pengusulan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meraih Nobel. Ia menegaskan pemerintah lebih fokus memastikan program tersebut berjalan efektif, terutama untuk menekan angka stunting.
Pernyataan itu disampaikan Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8). Saat dimintai tanggapannya, ia justru balik bertanya, "Gimana ya?"
Ia kemudian menjelaskan bahwa pemerintah tidak ingin terjebak dalam polemik yang tidak perlu. "Kitalah yang tidak ingin mengomentari itu. Kita mau bekerja sebaik-baiknya supaya pelaksanaan MBG itu dapat berjalan sebagaimana yang seharusnya, terutama dalam hal kita ingin mengatasi masalah stunting," ujarnya.
Prasetyo menegaskan kembali sikap pemerintah yang tidak ingin memperpanjang perdebatan soal paper tersebut. "Jadi kita enggak mau mengomentari," katanya.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai penangkapan akun media sosial yang dinilai provokatif, Prasetyo menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. "Itu silakan tanya ke Pak Kepolisian," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kemendiktisaintek Bentuk Tim Investigasi Paper MBG yang Mencatut Nama Prabowo
Bupati Bogor Hentikan Sementara Operasional SPPG Usai 25 Orang Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis
Makalah MBG yang Dinominasikan untuk Nobel Perdamaian Tuai Polemik, Kemendiktisaintek Turun Tangan
Diare Massal Siswa SMPN 5 Rembang Diduga akibat Telur Balado Terkontaminasi