Keyakinan tinggi terdengar dari kubu Persija Jakarta menjelang laga klasik melawan Persib Bandung. Bek kiri Macan Kemayoran, Shayne Pattynama, secara terbuka menyatakan optimismenya bahwa timnya mampu membungkam Maung Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025-2026. Keyakinan itu, menurutnya, bukan tanpa alasan terutama setelah Persija sukses mencuri kemenangan 2-0 atas tuan rumah Persijap Jepara.
Laga bertajuk El Clasico tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini tidak hanya sarat akan kepentingan klasemen, tetapi juga gengsi kedua tim besar yang memiliki basis suporter fanatik. Sebelum duel krusial itu, Persija terlebih dahulu mengamankan tiga poin penting saat melawan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, pada Senin, 4 Mei 2026.
Pattynama mengaku sangat senang dengan hasil maksimal yang diraih timnya. Ia menilai kemenangan tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi perlawanan sengit dari kubu Persib. “Saya pikir ini bagus untuk kepercayaan diri, menang dan clean sheet. Tentu saja pertandingan berikutnya adalah pertandingan besar, El Clasico. Saya tahu bagaimana pertandingan di putaran pertama, saya menontonnya saat masih di klub lama saya,” ujar Pattynama, Rabu (6/5/2026).
Pemain berusia 27 tahun itu juga mengingat betul atmosfer pertemuan pertama kedua tim musim ini. “Saya melihat ada banyak emosi, pertandingan besar, dan saya pikir Persija bermain bagus tapi sayangnya kami tidak memenangkan pertandingan. Tapi kami tahu apa artinya bagi para penggemar, kami tahu apa artinya bagi kami,” sambungnya.
Di sisi lain, Pattynama menegaskan bahwa skuad Persija dihuni oleh pemain-pemain berkualitas dan sarat pengalaman, tidak kalah dengan Persib. Ia percaya dukungan penuh dari The Jakmania akan menjadi suntikan moral tambahan bagi tim. “Saya pikir kami memiliki tim yang bagus dan kami siap untuk memainkan pertandingan berikutnya dan saya sangat percaya diri kami akan mendapatkan tiga poin,” katanya.
Menurutnya, kunci keberhasilan terletak pada kualitas permainan dan kerja keras tim. “Semuanya dimulai dengan kualitas kami, bagaimana kami bermain dan bekerja. Dan tentu saja, jika Anda memenangkan pertandingan, itu bagus untuk kepercayaan diri menghadapi laga berikutnya,” tandasnya.
Artikel Terkait
22.617 Warga Tinggalkan Jakarta Usai Lebaran, Hampir Dua Kali Lipat Jumlah Pendatang Baru
Timnas Indonesia U-17 Tahan Gempuran China di Babak Pertama Piala Asia U-17
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB
LPSK Turun Tangan Tangani Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, 13 Permohonan Perlindungan Masuk