Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB

- Selasa, 05 Mei 2026 | 23:20 WIB
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB

Indonesia mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah babak kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, sebuah ajang yang dinilai menjadi peluang emas bagi akademi dan sekolah sepak bola (SSB) di seluruh tanah air untuk unjuk kemampuan di pentas internasional. Turnamen yang mengusung nama Agung Podomoro Land Cup ini akan digelar di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, pada 5 hingga 7 Juni 2026. Ajang ini merupakan pintu resmi menuju putaran utama U-12 Junior Soccer World Challenge 2026 yang akan berlangsung di Chiba, Jepang.

Sebanyak 24 tim, baik dari dalam maupun luar negeri, akan bersaing dalam format sepak bola tujuh lawan tujuh. Tim terbaik dari babak kualifikasi ini akan mendapatkan undangan resmi untuk tampil di Jepang pada Agustus 2026, di mana mereka akan menghadapi tim-tim elite dunia dalam atmosfer kompetisi kelas global. Penyelenggaraan kualifikasi di Indonesia untuk pertama kalinya menjadi momentum penting bagi pembinaan sepak bola usia dini, karena akademi dan SSB kini memiliki akses yang lebih dekat untuk mengukur kualitas pemain mereka di level regional sekaligus membuka jalan menuju pengalaman bertaraf internasional.

Tim juara tidak hanya memperoleh tiket ke Jepang, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari panitia berupa tiket pesawat pulang-pergi Jakarta–Tokyo (Haneda), akomodasi dan konsumsi selama di Jepang, serta transportasi domestik. Fasilitas ini mencakup 18 pemain dan lima ofisial tim. Turnamen akan berlangsung selama tiga hari dengan sistem fase grup dan babak gugur, di mana setiap tim akan memainkan total enam pertandingan dengan durasi dua babak masing-masing 15 menit.

Kompetisi ini terbuka bagi pemain kelahiran 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2015. Adapun biaya pendaftaran ditetapkan sebesar 250 dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp4,4 juta per tim. Partisipasi dalam turnamen ini tidak hanya memberikan pengalaman bertanding, tetapi juga membuka peluang bagi pemain muda untuk merasakan standar sepak bola global sejak dini. Banyak alumni ajang ini yang kini berkembang menjadi pesepak bola profesional dan memperkuat tim nasional, seperti Lamine Yamal, Takefusa Kubo, Gavi, Ansu Fati, hingga Xavi Simons. Klub-klub besar Eropa seperti FC Barcelona, Manchester City, Liverpool, dan Arsenal juga tercatat pernah ikut berpartisipasi.

Dengan hadirnya babak kualifikasi di Indonesia, diharapkan semakin banyak talenta muda yang berani mengambil langkah ke level berikutnya, sehingga mampu membawa nama bangsa bersaing di kancah dunia. “Kami membayangkan turnamen ini sebagai panggung global di mana para pemain muda berkembang tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai individu,” ujar Presiden dan CEO Amazing Sports Lab Japan Inc. & NARA CLUB, Mitsuru Hamada.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar