Pakar telematika yang juga tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo, Roy Suryo, secara mengejutkan memperlihatkan amplop berisi uang pemberian dari pakar digital forensik, Rismon Sianipar, di hadapan publik. Uang tersebut, menurut Roy, merupakan hasil penjualan buku berjudul Gibran End Game yang diberikan oleh Rismon kepadanya.
Momen itu terjadi dalam sebuah program diskusi di stasiun televisi, Selasa (5/5/2026). Dalam acara bertajuk "Rismon: Ijazah Jokowi Asli, Roy cs: Rekayasa", Roy awalnya menantang Rismon yang tidak hadir secara langsung maupun melalui sambungan video.
"Makanya ini kita tunggu, Mon. Mana? Tampil dong di Zoom, enggak berani datang. Kalau tampil saya mau tunjukin, nih uang dari kamu masih ada semua nih," ujar Roy dalam kesempatan tersebut.
Roy kemudian melemparkan beberapa amplop ke arah kamera sebagai bukti. Ia menegaskan bahwa uang pemberian dari Rismon masih utuh dan tidak pernah digunakan untuk keperluan apa pun.
"Nih, masih utuh. Enggak pernah saya buka. Ini uang yang katanya dari (jualan buku) iya. Ini saya buktikan, masih utuh," kata dia.
Lebih lanjut, Roy menekankan bahwa dirinya sengaja tidak menyentuh uang tersebut. Ia kembali mengulangi bahwa amplop berisi uang itu tidak pernah dibuka sejak diterimanya.
"Saya enggak mau makan uangmu, masih utuh tuh," tegasnya.
Artikel Terkait
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi U-12 Junior Soccer World Challenge 2026, Jadi Peluang Emas Akademi dan SSB
LPSK Turun Tangan Tangani Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, 13 Permohonan Perlindungan Masuk
Topi Merah Terima Somasi Kedua dari Ahli Forensik Rismon soal Klaim Kejanggalan Ijazah Jokowi
Penarikan Paksa Motor Ojol oleh Debt Collector di Depok Picu Kericuhan, Berujung Damai