Pemkot Jakbar Bangun Saluran 1.050 Meter ke Kali Angke untuk Atasi Banjir Kolong JORR Puri

- Selasa, 05 Mei 2026 | 23:45 WIB
Pemkot Jakbar Bangun Saluran 1.050 Meter ke Kali Angke untuk Atasi Banjir Kolong JORR Puri

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan pembangunan saluran air di sepanjang Jalan Outer Ring Road hingga ke Kali Angke sebagai solusi permanen untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan kolong tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W1, Puri Kembangan. Langkah ini diambil setelah genangan berulang kali merendam area tersebut dan mengganggu aktivitas warga serta lalu lintas di sekitarnya.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyatakan bahwa saluran sepanjang 1.050 meter itu akan dikerjakan secara simultan dan paralel hingga mencapai Kali Angke. Menurutnya, pembangunan ini menjadi prioritas karena kawasan kolong tol selama ini menjadi titik langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur.

"Salah satu upaya kami adalah melakukan pembuatan saluran. Saluran ini harus dilakukan secara simultan dan sekaligus paralel sampai ke Kali Angke. Jadi, ada sepanjang 1.050 meter," kata Iin dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan. Pembiayaannya mengandalkan skema pendanaan kolaboratif atau creative financing yang melibatkan berbagai sumber. Iin menjelaskan bahwa dukungan dana berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat.

"Empat bulan bisa kita selesaikan. Jadi, ada dukungan dari CSR dan juga dari APBD atau Suku Dinas SDA," ujar Iin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab, mengungkapkan bahwa genangan di kawasan kolong Ring Road Puri Kembangan berasal dari luapan Kali Angke yang masuk melalui dua inlet, yaitu saluran penghubung (Phb) Tunas Muda dan Phb Pasar Minggu. Dari kedua titik tersebut, Phb Pasar Minggu disebut sebagai penyumbang debit air terbesar.

"Nah, dari Phb Pasar Minggu ini, yang paling besar inflow-nya dari Kali Angke," tutur Mustajab.

Saluran yang akan dibangun nantinya berfungsi mengalirkan genangan dari Jalan Outer Ring Road menuju Kali Angke. Di ujung saluran, pemerintah juga akan membangun kolam olakan yang dilengkapi dengan pompa untuk mempercepat pembuangan air ke sungai.

"Nah, setelah itu ada pompa. Nanti, kita pompa lewat pompanisasi ke Kali Angke," ungkap Mustajab.

Meski demikian, Mustajab menekankan bahwa upaya ini tidak bisa berdiri sendiri. Penyelesaian banjir secara menyeluruh membutuhkan normalisasi Kali Angke oleh pemerintah pusat. Menurutnya, penanganan yang hanya bersifat parsial tidak akan memberikan hasil optimal.

"Memang penyelesaian ini tidak hanya sepotong-sepotong. Kita harus menyelesaikan Kali Angke-nya dulu. Kali Angke itu harus dinormalisasi oleh pemerintah pusat. Itu nanti kita ketemu di hilirnya. Inilah yang harus dilakukan bareng-bareng, tidak hanya Suku Dinas SDA saja. Itu secara sistem," imbuh Mustajab.

Untuk jangka pendek, penanganan genangan di kolong Ring Road Puri Kembangan masih mengandalkan penyedotan air. Sejak Selasa pagi, sebanyak 12 unit truk tangki dikerahkan untuk menyedot genangan banjir di kawasan tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya darurat sebelum pembangunan saluran permanen rampung dikerjakan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar