Sore itu, kemacetan masih menyelimuti kawasan sekitar Ragunan. Padahal, jam operasional kebun binatang sudah lama ditutup. Kamis (1/1/2026) sore, arus kendaraan di sejumlah titik utama akses keluar-masuk tetap saja padat merayap, sisa dari hiruk-pikuk libur Tahun Baru.
Di depan pintu masuk utama Taman Margasatwa Ragunan, situasinya kacau. Kendaraan saling serobot berebut ruang untuk keluar. Beberapa pengemudi, tampaknya putus asa, mencoba memutar haluan ke arah Jalan Saco, yang justru menambah keruwetan.
Kemacetan tak cuma di situ. Sepanjang Jalan Harsono RM menuju Ragunan, antrean mobil dan motor mengular jauh. Dari lampu merah, barisan kendaraan itu merayap pelan. Mayoritas adalah pengunjung yang baru saja puas melihat satwa, kini terjebak dalam lautan logam dan asap knalpot.
Menariknya, kepadatan terjadi di kedua arah. Dari arah Pasar Minggu menuju Ragunan pun, lalu lintas tersendat parah. Kendaraan berjalan tertatih-tatih, terutama di titik-titik pertemuan dengan arus pengunjung yang sedang berusaha keluar. Seolah semua orang ingin ke tempat yang sama, atau justru meninggalkannya, di waktu yang bersamaan.
Jalan Saco, jalur alternatif menuju pintu barat, juga tak luput. Kondisinya serupa: padat, sesak, dan penuh himpitan antara roda dua dan roda empat di setiap persimpangan.
Untuk mengurai kekacauan ini, sejumlah personel polisi terlihat berjibaku di lapangan. Mereka berjaga di depan pintu utama, mengatur arus dengan isyarat tangan dan peluit.
Tak cuma mengarahkan kendaraan yang saling serobot, mereka juga membantu pejalan kaki yang nekat menyeberang di tengah kemacetan yang tak kunjung reda.
Artikel Terkait
Overdo: Drama Tiongkok 2026 yang Siap Hancurkan Hati Penonton dengan Romansa Tragis di Era Shanghai
Bayi 6 Bulan Tewas Dihajar Ayah Kandung di Warung Sembako
Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang, dari Jabat Tangan hingga Cek Kualitas Rumah
Pencarian Tiga Warga Spanyol di Labuan Bajo Diperpanjang Hingga 4 Januari