MURIANETWORK.COM - Pemerintah Arab Saudi secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada laporan rukyatul hilal atau pemantauan bulan sabit yang dilakukan pada Selasa malam. Sejumlah negara lain, seperti Qatar, juga telah mengumumkan tanggal yang sama untuk memulai ibadah di bulan suci umat Islam tersebut.
Dasar Penetapan Awal Ramadhan
Keputusan resmi ini diumumkan oleh Kantor Berita Saudi (SPA) setelah komite pengamatan hilal menyatakan bulan sabit berhasil terlihat. Proses rukyat ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan dengan ketat untuk menentukan pergantian bulan dalam kalender Hijriah. Hasilnya menjadi acuan tidak hanya bagi warga Saudi, tetapi juga bagi komunitas Muslim di berbagai belahan dunia.
Ritual dan Aktivitas Menyambut Ramadhan
Dengan dimulainya Ramadhan, kehidupan keagamaan di Arab Saudi dan negara-negara Muslim lainnya akan mengalami perubahan signifikan. Umat Islam akan menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Pada malam hari, masjid-masjid biasanya ramai oleh jamaah yang melaksanakan sholat Isya dilanjutkan dengan sholat Tarawih, yang memiliki bacaan ayat Al-Qur'an lebih panjang.
Artikel Terkait
Hakim Federal Batalkan Panggilan Paksa untuk The Fed, Sebut Tuduhan ke Jerome Powell Tak Berdasar
Arus Mudik di Gerem Cilegon Masih Sepi Jelang Puncak Lebaran 2026
AS Kerahkan 2.500 Marinir dari Jepang ke Timur Tengah, Kurangi Posisi di Indo-Pasifik
Lebaran 2026: Baru 23% Kendaraan Keluar Jakarta, Gelombang Utama Mudik Masih Menanti