Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 1 Juni 2026, dan personel Batalion A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk membantu proses pemadaman serta pengamanan lokasi. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan sekitar pukul 20.55 WIB, dan operasi pemadaman dimulai pukul 21.05 WIB. Setelah berlangsung selama kurang lebih tujuh jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 04.15 WIB, Selasa dini hari.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyatakan bahwa kehadiran personel Brimob di lokasi merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat saat terjadi situasi darurat maupun bencana di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah warga di kawasan tersebut. Selain memadamkan api, personel juga bertugas mengamankan lokasi dan membantu warga agar proses evakuasi berjalan aman serta tertib.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa pagi pukul 08.50 WIB, petugas pemadam kebakaran masih bersiaga di sekitar area yang terbakar. Asap tipis masih tampak keluar dari tumpukan material rumah yang hangus. Warga yang rumahnya ludes terbakar mulai membereskan sisa puing, beberapa di antaranya tampak menggali reruntuhan dengan harapan masih ada barang berharga yang bisa diselamatkan.
Kondisi di lokasi menggambarkan kerusakan yang parah. Rumah-rumah warga porak-poranda dan garis polisi telah terpasang di sekeliling area terdampak. Sebanyak 250 unit rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara 350 keluarga tercatat mengalami dampak langsung dari musibah ini. Arus lalu lintas di sekitar lokasi, yang sempat terganggu selama proses pemadaman, mulai kembali normal pada pagi hari.
Artikel Terkait
Kapolda Sumsel Perintahkan Optimalisasi Teknologi untuk Cegah Karhutla 2026
Prabowo dan Megawati Tampak Akrab di Peringatan Hari Lahir Pancasila, Istana Sebut Tak Ada Jarak Emosional
Mathew Baker Debut di Timnas Senior Usia 17 Tahun, Kevin Diks Jadi Mentor Selama TC
Kemendikti Bentuk Tim Investigasi, Usut Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Forum Internasional