Setelah berhasil mengumpulkan dana segar, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) kini bersiap untuk melakukan aksi korporasi. Perusahaan itu berencana mengambil alih mayoritas saham PT Traya Multi Investama (TMI). Rencana akuisisi ini meluncur tak lama setelah FOLK menyelesaikan skema private placement atau Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (18/2/2026), FOLK mengungkapkan niatnya untuk membeli hingga 99,96 persen saham TMI. Soal profil TMI sendiri, informasi yang beredar masih sangat terbatas. Yang jelas, perusahaan tersebut berkantor di The Smith Alam Sutera sebuah proyek mixed-use yang mencampurkan perkantoran, SOHO, dan apartemen. Proyek itu dikembangkan oleh PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE).
Lalu, dari mana dana untuk membeli TMI? Rupanya, ini bersumber dari private placement yang baru saja dituntaskan. FOLK berhasil mengantongi dana sebesar Rp57 miliar lewat penerbitan 143 juta saham baru. Harga pelaksanaannya Rp398 per saham.
“Rencana penggunaan dana PMTHMETD untuk mendukung pengembangan usaha perseroan dan atau entitas anak usaha perseroan,”
begitu penjelasan manajemen FOLK pada Selasa (20/1/2026) lalu.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Harga Minyak Bisa Tembus US$116 per Barel Pekan Depan
OPEC+ Naikkan Kuota Produksi, Namun Gangguan di Selat Hormuz Hambat Realisasi
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Jasa Instalasi Perairan untuk Ekspansi Migas
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan