OJK Dorong Bank Kecil Perkuat Diri, Konsolidasi Jadi Opsi

- Jumat, 23 Januari 2026 | 06:40 WIB
OJK Dorong Bank Kecil Perkuat Diri, Konsolidasi Jadi Opsi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat masih ada peluang bagi bank-bank kecil. Kategori KBMI 1, yang mengacu pada modal inti, dinilai masih punya ruang untuk memperkuat diri. Caranya? Bisa lewat penguatan internal, atau langkah anorganik seperti konsolidasi.

Menurut Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, imbauan resmi sudah disampaikan. Hal itu dilakukan pada akhir Oktober 2025 lalu.

"Imbauan untuk Penguatan Fundamental dan Konsolidasi telah kami sampaikan kepada Bank-Bank yang berada dalam kategori KBMI 1 pada akhir bulan Oktober 2025,"

Begitu penjelasan Dian dalam jawaban tertulisnya, Kamis (22/1/2025). Intinya, OJK meminta setiap bank untuk mengevaluasi diri secara menyeluruh. Mereka harus memeriksa kinerja bisnis, permodalan, hingga prospek jangka panjang. Tak lupa, identifikasi opsi untuk menambah modal atau mencari peluang merger yang sesuai karakter bank masing-masing.

Di sisi lain, pendekatan anorganik dinilai perlu. Terutama untuk mendorong bank yang kinerjanya stagnan. Namun begitu, OJK menekankan bahwa pendekatan mereka tidak memaksa. Konsolidasi atau aksi korporasi diharapkan berjalan natural dan sukarela, tentu saja dengan kajian bisnis yang matang.

"Setiap rencana penguatan akan dinilai secara case by case untuk memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi, prinsip kehati-hatian, dan aspek pelindungan nasabah,"

Jadi, meski pengelompokan bank masih pakai patokan modal, OJK juga mempertimbangkan hal lain. Dalam pengawasannya, faktor seperti transformasi digital, keamanan siber, dan tata kelola risiko teknologi jadi elemen penilaian yang krusial. Ini untuk mengukur profil risiko dan kesehatan bank secara lebih komprehensif.

Prosesnya sendiri sudah mulai bergulir. Sejak Desember 2025, OJK mengundang perwakilan bank-bank KBMI 1 untuk Focus Group Discussion (FGD). Tujuannya menyusun peta jalan atau roadmap ke depan.

"Perlu disampaikan bahwa penguatan fundamental dan konsolidasi bank-bank KBMI 1 saat ini bersifat imbauan dan akan dievaluasi secara berkala untuk melihat tingkat keberhasilannya,"

Dian menegaskan poin itu. Artinya, ini bukan soal konsolidasi terburu-buru. Yang diinginkan OJK justru proses bertahap dan terukur. Dialog dengan industri perbankan akan terus dijaga. Tujuannya jelas: menciptakan ekosistem perbankan yang lebih kuat, efisien, dan inovatif. Semua itu, tentu saja, dengan prinsip utama menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi nasabah.

(kunthi fahmar sandy)

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar