Parji dapat order untuk meroasting kepala desa Polowiji dan wakilnya. Cuma buat seru-seruan aja sih, santai.
Usai pertunjukan, suasana agak berbeda. Kepala desa mendekati carik, wajahnya penuh tanda tanya. "Menurutmu," tanyanya, "kenapa ya lebih banyak yang baper waktu Parji ngeroasting wakilku? Kok sepi yang tersinggung saat giliranku? KEMANA PENDUKUNGKU?"
Carik hanya tersenyum simpul. Lalu dia menjawab dengan nada yang enteng, tapi maknanya dalam.
"Menurut keyakinan saya ya, Bapak jadi kepala desa itu kan berkat jasa pendukung wakil. Tanpa mereka? Bapak mungkin cuma mentok jadi ulu-ulu. Masih di bawah saya, xoxoxoxo."
Ucapan itu diakhiri dengan cengengesan khasnya, meninggalkan kepala desa termenung.
(Mat Dogol)
"gambar hanya ilustrasi
Artikel Terkait
Gempa M 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Justin Hubner Ternyata Berdarah Makassar, Foto Prewedding dengan Jennifer Coppen Pakai Busana Adat Bugis Curi Perhatian
Mendikdasmen Kunjungi Pulau Arar, Pastikan Pendidikan Merata hingga Wilayah Terpencil Papua
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami