Parji dapat order untuk meroasting kepala desa Polowiji dan wakilnya. Cuma buat seru-seruan aja sih, santai.
Usai pertunjukan, suasana agak berbeda. Kepala desa mendekati carik, wajahnya penuh tanda tanya. "Menurutmu," tanyanya, "kenapa ya lebih banyak yang baper waktu Parji ngeroasting wakilku? Kok sepi yang tersinggung saat giliranku? KEMANA PENDUKUNGKU?"
Carik hanya tersenyum simpul. Lalu dia menjawab dengan nada yang enteng, tapi maknanya dalam.
"Menurut keyakinan saya ya, Bapak jadi kepala desa itu kan berkat jasa pendukung wakil. Tanpa mereka? Bapak mungkin cuma mentok jadi ulu-ulu. Masih di bawah saya, xoxoxoxo."
Ucapan itu diakhiri dengan cengengesan khasnya, meninggalkan kepala desa termenung.
(Mat Dogol)
"gambar hanya ilustrasi
Artikel Terkait
Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Aceh dan Sumut
Kematian Bos Kartel El Mencho Picu Gelombang Kekerasan di Meksiko
LPDP Perketat Pengawasan, 600 Penerima Beasiswa Diselidiki atas Dugaan Pelanggaran