Korlantas Resmikan Command Center Canggih untuk Pantau Mudik 2026

- Jumat, 13 Maret 2026 | 00:15 WIB
Korlantas Resmikan Command Center Canggih untuk Pantau Mudik 2026

Di ruangan ber-AC dengan deretan monitor yang memancarkan cahaya biru, Irjen Agus Suryonugroho membeberkan jantung pengawasan mudik tahun ini. Ya, Kakorlantas Polri itu baru saja meresmikan Command Center canggih di Km 29 Tol Cikampek, Jawa Barat. Intinya, semua teknologi digital terintegrasi di sini.

Pantauan di lokasi pada Kamis (12/3/2026) menunjukkan satu layar raksasa mendominasi dinding. Di atasnya, terpampang peta rute mudik nasional yang diselingi sejumlah feed CCTV langsung dari berbagai titik. Agus dengan gesit memperlihatkan bagaimana kondisi Pelabuhan Merak bisa dipantau secara real-time. “Ini situasi terkini,” ujarnya, sementara di layar terlihat aktivitas kendaraan yang bergerak lincah.

Tak cuma layar, ruangan itu juga dipenuhi petugas yang sibuk memantau data lapangan. Menurut Agus, nantinya keputusan penting seperti rekayasa lalu lintas akan diambil berdasarkan informasi yang mengalir dari pusat kendali ini. Tujuannya sederhana: agar setiap tindakan tepat sasaran dan akurat.

Namun begitu, teknologi di ruangan itu bukan satu-satunya andalan.

“Termasuk di samping tempat ini untuk memantau, kami juga punya teknologi namanya drone patroli presisi,” kata Irjen Agus.

Drone itu akan melengkapi pengawasan dari udara. Belum lagi body cam yang bakal dipasang di seragam petugas patroli. Jadi, pantauan dilakukan dari segala sudut.

Agus menekankan, Operasi Ketupat 2026 ini punya makna lebih dalam. Bukan sekadar soal keamanan arus lalu lintas, tapi juga bentuk kehadiran negara dalam momen spiritual warga. Dengan segala kecanggihan yang ada, harapannya mudik berjalan aman dan lancar tanpa hambatan berarti.

“Operasi Ketupat tahun ini bukan hanya operasi lalu lintas. Bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik. Tetapi Operasi Ketupat tahun ini adalah bagaimana kita semua hadir, atau negara hadir, untuk bisa menjaga momentum sosial dan momentum spiritual,” sebutnya.

Pendekatan humanis pun tak dilupakan. Sebuah lagu bertajuk ‘Mudik Tertib, Ojo Kesusu’ diperkenalkan untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih santai dan mudah diingat.

Soal kesiapan personel, Agus menyebut semua sudah siap berangkat. Usai apel di Monas yang dipimpin Kapolri Listyo Sigit Prabowo, para anggota segera menuju pos-pos pengamanan.

“Dan sore tadi Bapak Kapolri dengan Panglima TNI sudah melaksanakan gelar pasukan. Artinya bahwa malam ini semua anggota di Republik Indonesia itu insert masuk di pos-pos pengamanan, pos-pos pelayanan, pos-pos terpadu,” tuturnya.

Kini, tinggal menunggu waktu. Semua sistem telah hidup, personel bersiaga. Tinggal menanti gelombang pemudik yang sebentar lagi membanjiri jalan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar