Wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali diguncang serangkaian gempa bumi dalam waktu yang berdekatan pada Kamis malam, dengan kekuatan bervariasi antara magnitudo 3,7 hingga 4,5. Guncangan terbesar tercatat terjadi pada pukul 23.26 WITA dengan magnitudo 4,0 yang berpusat di darat, tepatnya 150 kilometer barat laut Tahuna, ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa tersebut berada pada koordinat 4,96 lintang utara dan 123,38 bujur timur, dengan kedalaman sangat dangkal, yakni hanya 10 kilometer. Kedalaman yang minim ini kerap menyebabkan guncangan terasa lebih kuat di permukaan, meskipun magnitudonya relatif kecil.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian pernyataan resmi BMKG melalui kanal informasi resminya.
Rangkaian gempa dimulai sejak pukul 22.09 WITA dengan kekuatan magnitudo 3,7. Tak lama berselang, pada pukul 22.26 WITA, terjadi gempa susulan berkekuatan magnitudo 3,9, disusul guncangan magnitudo 4,3 pada pukul 22.43 WITA. Rentetan ini berlanjut dengan gempa magnitudo 4,5 pada pukul 23.09 WITA, sebelum akhirnya gempa magnitudo 4,0 terjadi pada pukul 23.26 WITA.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Artikel Terkait
TVRI, ANTARA, dan RRI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 “Bola Gembira” untuk Hidupkan Ekonomi UMKM di Kendari
Polisi Bekasi Tangkap Sopir yang Kaburkan Mobil di Cikarang Pusat
Bos Geng Motor Hells Angels Buronan Interpol Ditangkap di Bali Saat Hendak Kabur dengan Pesawat Pribadi
KPK Sita Rp 200 Juta dan Mobil Mewah dalam Kasus Suap Bupati Muara Enim ke BPK