TVRINews, Sukoharjo
Dampaknya ternyata nyata. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah tak cuma urusan perut anak sekolah. Di lapangan, geliatnya justru memberi napas baru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Seperti yang dirasakan Pabrik Roti dan Kue Permata di Sukoharjo, Jawa Tengah. Usaha rumahan ini perlahan tapi pasti mulai menaikkan kapasitas produksinya. Bahkan, lapangan kerja baru pun tercipta.
Bagi Niko, sang pemilik, kehadiran MBG ibarat angin segar di tengah ketidakpastian ekonomi. “Program ini sangat membantu sekali,” ujarnya. Permintaan yang melonjak untuk memenuhi kebutuhan gizi sekolah membuatnya harus berpikir ulang soal skala usahanya.
Kini, warga sekitar Desa Combongan ikut dilibatkan. Mulai dari proses produksi hingga pengemasan. “Kami bisa memperkerjakan saudara-saudara kami untuk membantu produksi,” kata Niko di kediamannya, Rabu (11/3/2026).
Dulu mungkin cuma keluarga inti yang mengerjakan. Sekarang, sedikitnya ada 10 karyawan tetap yang menggantungkan hidupnya di sini. Belum lagi tenaga lepas yang kerap dipanggil saat order membludak. Sejak MBG jalan, volume produksi memang terus merangkak naik.
Artikel Terkait
Presiden Klaim Danantara Masuk Jajaran Sovereign Wealth Fund Terbesar Dunia
Wali Kota Semarang Luncurkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan Jelang Lebaran
Kadiv Humas Polri Ingatkan Pemudik Waspadai Bahaya Microsleep
Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Bancong Bekasi, Identitas Masih Misteri