JEREZ Semua mata kini tertuju pada satu nama: Veda Ega Pratama. Pembalap muda Indonesia ini kembali berjuang di Moto3 Spanyol 2026, tapi kali ini tantangannya beda. Di sirkuit legendaris Circuito de Jerez, ia harus memulai langkah dari fase yang lebih berat kualifikasi pertama (Q1).
Sesi practice yang digelar Jumat (24/4/2026) jadi penentu awal. Veda mencatat waktu 1 menit 44,860 detik dan mengakhiri sesi di posisi ke-16. Hasil itu belum cukup untuk langsung melaju ke Q2, karena hanya 14 pembalap tercepat yang lolos otomatis. Tapi ada satu hal yang tetap positif: ia masih unggul atas rival terdekatnya dari Malaysia, Hakim Danish, meski cuma selisih tipis 0,027 detik.
Di sisi lain, hasil ini terasa kontras jika dibandingkan dengan performa Veda di tiga seri sebelumnya. Bersama Honda Team Asia, ia tampil konsisten dan selalu mengamankan tiket langsung ke Q2. Bahkan, pencapaiannya cukup impresif: finis ketiga di Moto3 Brasil, posisi kedelapan di Moto3 Thailand, dan ke-14 di Moto3 Amerika Serikat. Catatan itu menunjukkan bahwa secara potensi, Veda bukan pembalap yang kesulitan bersaing di level ini.
Namun begitu, balapan di Jerez menghadirkan dinamika yang berbeda. Persaingan semakin ketat, dan margin waktu antar pembalap menjadi sangat tipis. Sedikit saja kehilangan momentum, posisi bisa langsung merosot drastis. Begitulah Moto3 kejam, tapi juga seru.
Padahal, awal sesi practice sempat memberikan secercah harapan. Veda langsung tampil agresif sejak awal dan bahkan sempat menembus lima besar saat sesi masih menyisakan 28 menit. Ia mencatat waktu 1 menit 45,315 detik sebuah torehan yang cukup kompetitif pada fase awal. Saat itu, ia hanya terpaut dari pembalap tercepat, Maximo Quiles, yang membukukan waktu 1 menit 44,663 detik. Selisih yang relatif kecil ini sempat menunjukkan bahwa Veda punya peluang besar untuk kembali bersaing di barisan depan.
Tapi, seperti yang kerap terjadi di Moto3, sesi practice berubah menjadi ajang “time attack” di menit-menit akhir. Banyak pembalap meningkatkan catatan waktunya secara signifikan, membuat posisi Veda perlahan turun. Dari lima besar, ia sempat bergeser ke posisi ke-12 sebelum akhirnya harus puas di peringkat ke-16 saat sesi berakhir.
Meski demikian, bukan berarti performanya menurun. Justru sebaliknya, ada peningkatan signifikan dari sisi catatan waktu. Dibandingkan sesi FP1, Veda berhasil memangkas waktunya cukup jauh dari 1 menit 46,808 detik menjadi 1 menit 44,860 detik. Ini menunjukkan hasil dari kerja kerasnya dalam beradaptasi dengan karakter lintasan Jerez. Ia juga menjalani latihan intensif sebelumnya di sirkuit yang berkaitan dengan nama besar Marc Marquez. Pengalaman itu jadi bekal penting dalam memahami ritme balapan dan teknik berkendara di lintasan yang menuntut presisi tinggi seperti Jerez.
Kini, tantangan berikutnya menanti di sesi Q1. Ini akan menjadi pengalaman pertama Veda harus berjuang dari fase awal kualifikasi sepanjang musim 2026. Situasi ini tentu tidak ideal, tapi bukan tanpa peluang.
Regulasi memberi kesempatan bagi empat pembalap tercepat di Q1 untuk melaju ke Q2. Artinya, Veda hanya perlu menembus empat besar untuk menjaga peluang start dari posisi kompetitif. Dengan selisih waktu yang sangat tipis di sesi practice, peluang tersebut masih terbuka lebar.
Jika mampu lolos ke Q2, Veda berpotensi mengulang pencapaiannya di seri-seri sebelumnya, di mana ia berhasil start dari barisan depan. Di Moto3 Thailand, ia memulai balapan dari posisi kelima, sementara di Brasil dan Amerika Serikat ia bahkan start dari posisi keempat sebuah indikator bahwa ia cukup kuat dalam satu lap cepat.
Akhir pekan balapan di Jerez sendiri masih panjang. Setelah sesi FP2 dan kualifikasi pada Sabtu (25/4), puncak acara akan digelar pada Minggu (26/4) dengan balapan utama Moto3 sejauh 19 lap. Bagi Veda, ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang pembuktian. Bahwa meski harus memulai dari Q1, ia tetap mampu bersaing dan bahkan mengejutkan. Dengan peningkatan performa yang sudah terlihat dan mental bertarung yang terus terasah, peluang untuk bangkit selalu ada.
Kini, semua mata akan tertuju pada sesi berikutnya: apakah Veda Ega Pratama mampu “tancap gas” dan mengubah tantangan menjadi momentum, atau justru harus menghadapi realita kerasnya persaingan Moto3 di salah satu sirkuit paling teknis di kalender balap dunia.
Berikut hasil Practice Moto3 Spanyol 2026:
Maximo Quiles (CFMOTO Aspar) 1:44.078
David Munoz (LM-D Intact GP) 1:44.119
Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) 1:44.325
Matteo Bertelle (LEVEL UP–MTA) 1:44.403
David Almansa (LM-D Intact GP) 1:44.457
Adrian Fernandez (Leopard Racing) 1:44.483
Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 1:44.504
Adrian Cruces (CIP Green Power) 1:44.544
Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) 1:44.587
Marco Morelli (CFMOTO Aspar) 1:44.628
Casey O’Gorman (SIC58 Squadra Corse) 1:44.646
Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) 1:44.670
Joel Esteban (LEVEL UP–MTA) 1:44.701
Scott Ogden (CIP Green Power) 1:44.733
Guido Pini (Leopard Racing) 1:44.856
Veda Pratama (Honda Team Asia) 1:44.860
Hakim Danish (A-M MSi Racing) 1:44.887
Jesus Rios (Rivacold Snipers) 1:44.945
Ryusei Yamanaka (A-M MSi Racing) 1:45.119
Eddie O’Shea (GRYD–Mlav Racing) 1:45.138
Joel Kelso (GRYD – Mlav Racing) 1:45.153
Cormac Buchanan (CODE Motorsports) 1:45.223
Ruche Moodley (CODE Motorsports) 1:45.454
Nicola Carraro (Rivacold Snipers) 1:45.675
Zen Mitani (Honda Team Asia) 1:45.721
Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse) 1:46.085
Jadwal Moto3, Moto2, MotoGP Spanyol 2026:
Jumat (24/04/2026)
Free Practice FP1 Moto3 pukul 14.00-14.45 WIB
Free Practice FP1 Moto2 pukul 14.50-15.30 WIB
Free Practice FP1 MotoGP pukul 15.45-16.30 WIB
Practice Moto3 pukul 18.15-18.50 WIB
Practice Moto2 pukul 19.05-19.45 WIB
Practice MotoGP pukul 20.00-21.00 WIB
Sabtu (25/03/2026)
Free Practice FP2 Moto3 pukul 13.40-14.10 WIB
Free Practice FP2 Moto2 pukul 14.25-14.55 WIB
Free Practice FP2 MotoGP pukul 15.10-15.40 WIB
Qualifying Q1 MotoGP pukul 15.50-16.05 WIB
Qualifying Q2 MotoGP pukul 16.15-16.30 WIB
Qualifying Q1 Moto3 pukul 17.45-18.00 WIB
Qualifying Q2 Moto3 pukul 18.10-18.25 WIB
Qualifying Q1 Moto2 pukul 18.40-18.55 WIB
Qualifying Q2 Moto2 pukul 19.05-19.20 WIB
Sprint Race MotoGP (12 laps) pukul 20.00 WIB
Minggu (22/03/2026)
Race Moto3 (19 laps) pukul 16.00 WIB
Race Moto2 (21 laps) pukul 17.15 WIB
Race MotoGP (25 laps) pukul 19.00 WIB. Bisa disaksikan di Trans7 dan Live Streaming.
Editor: Melati Kusuma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Gagal Kembali ke Red Sparks, Hyundai Hillstate Jadi Peluang Terakhir di V-League
Tim Bulu Tangkis Indonesia Hajar Aljazair 5-0 di Piala Thomas 2026, Debut Manis Raymond/Nikolaus
Persib Imbang Tanpa Gol Lawan Arema, Bobotoh Kritisasi Performa Marc Klok
MotoGP Spanyol 2026 Siap Digelar Akhir Pekan Ini, Bezzecchi Incar Kemenangan Keempat Beruntun