Ada kejadian menarik di Sumatera Utara. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau yang lebih akrab kita sapa BNI, akhirnya angkat bicara soal aksi demonstrasi yang sempat ramai. Demo itu terjadi di Kantor Cabang Pematang Siantar, tepatnya pada hari Jumat, 24 April 2026.
Suasananya pasti cukup ramai waktu itu. Tapi, menurut penjelasan resmi BNI, ternyata isu yang bikin masyarakat panas itu bukan murni urusan bank. Mereka bilang, masalahnya berkaitan dengan produk sebuah koperasi. Bukan produk BNI langsung.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, dengan tegas menjelaskan posisinya. Katanya, koperasi tersebut adalah entitas yang berdiri sendiri. Sama sekali bukan bagian dari BNI. Jadi, jangan sampai salah sasaran.
Di sisi lain, Okki juga menekankan satu hal penting. Kasus ini, kata dia, sekarang sedang dalam proses penyelesaian hukum. BNI, sebagai institusi, menghormati sepenuhnya proses hukum yang berjalan. Mereka tidak mau ikut campur, apalagi menghakimi sendiri.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan menaati putusan hukum yang sedang berjalan,” ujar Okki dalam siaran pers yang dirilis keesokan harinya, Sabtu, 25 April 2026.
Pernyataan itu, setidaknya, memberi sedikit gambaran. Bahwa BNI ingin tetap tenang, tidak terburu-buru, dan menyerahkan semuanya pada jalur hukum yang benar. Entah bagaimana kelanjutannya, kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Menlu Iran Temui Panglima Pakistan Bahas Kemungkinan Putaran Baru Dialog Damai dengan AS
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Trump Perluas Metode Eksekusi Federal dengan Regu Tembak, Kursi Listrik, dan Gas
Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Digelar di Palembang, Kemendagri dan detikcom Bahas Inflasi hingga Creative Financing