HARIAN, BANDUNG Suasana di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Jumat malam itu terasa panas, walau skor akhirnya dingin. Persib Bandung cuma mampu bermain imbang tanpa gol lawan Arema FC. Dan hasil itu? Langsung bikin Bobotoh naik pitam.
Sorotan paling tajam, tentu saja, jatuh ke kapten tim, Marc Klok. Performanya di laga itu jauh dari kata meyakinkan. Bahkan, ada yang nyinyir suruh dia belajar crossing dulu sebelum main ig-ig-an.
Padahal, dari segi penguasaan bola, Maung Bandung dominan banget. Peluang demi peluang tercipta. Tapi ya itu tadi, penyelesaian akhirnya amburadul. Distribusi bola dari lini tengah juga macet. Alhasil, 0-0 jadi hasil akhir yang harus diterima.
Tambahan satu poin ini bikin posisi Persib di puncak klasemen Super League jadi goyah. Soalnya, rival kayak Borneo FC terus mendekat dari belakang. Tekanannya makin terasa.
Di jagat maya, kekecewaan Bobotoh meluap. Banyak yang langsung mengarahkan kritik ke Marc Klok, terutama soal umpan silangnya yang sering melenceng. Kayak gini nih salah satu komentar yang nyeleneh:
“lobakeun mah latihan crossing lain post ig umak @marcklok,” tulis akun @wesleybenj.br.
Nggak cuma itu, ada juga yang nyorot soal taktik tim secara keseluruhan. Kebutuhan akan pemain sayap yang lebih tajam, misalnya, jadi sorotan.
“Sib ini saran saya sebagai bobotoh, musim depan amh cari striker sayap yg bisa banget bantu menyerang… masalah menyerang serahkan ke pemain lain,” tulis @pratamaindra_15.
Minimnya variasi serangan juga nggak luput dari perhatian. Beberapa Bobotoh merasa tim terlalu monoton.
“Shot jarak jauh nya kurang sih, di laga laga kedepan nya harus banyakin shot jarak jauh,” komentar @urbanlegend882.
Bahkan, keputusan pelatih Bojan Hodak ikut kena getah. Soal pergantian pemain, misalnya, dianggap kurang pas. Ada yang protes keras:
“BOJAN LEBIH BERANI NGELUARIN HAYE DIBANDING KLOK PADAHAL DARI BABAK PERTAMA UDAH BUNTU BANGET TUH SI KLOK,” tulis @vikrann4.
Nggak sedikit juga yang ngerasa kehilangan sosok gelandang kreatif di laga itu. Suplai bola ke depan seret banget.
“Tidak ada gelandang penyuplai bola itu pengaruh sekali buat striker Persib…,” ujar @ikky_kyy93.
Kritik makin pedas ketika ada yang langsung mengungkit performa Klok dari masa ke masa. Kayak yang satu ini:
“Klok kapan kamu belajar crossing. Dari jaman Robert Alberts kamu selalu jelek crossing nya. Ayo lahh klok,” tulis @pb_gasskuy.
Aremania Bersuka Cita
Nah, di sisi lain, ceritanya beda banget. Hasil ini justru bikin Aremania sumringah. Main di kandang lawan, terus bisa bawa pulang satu poin? Itu mah hasil yang memuaskan, menurut mereka.
Lini belakang Arema tampil solid. Apalagi kiper mereka, Lucas Frigeri, jadi bintang lapangan. Penampilannya bikin banyak yang terpukau.
“Hari ini Lucas Frigeri adalah king yang sebenarnya,” tulis @shaniamellana_p.
“101 menit bertahan mode Atletico Madrid,” tambah @affad87.
Bahkan, ada yang bilang hasil ini rasanya kayak menang.
“Joz Jiz Imbang rasa menang, cuma Arema yg bisa nahan imbang Persib di kandang,” ujar @junaediafan.
Kontrasnya reaksi dua kubu suporter ini jelas banget. Buat Persib, hasil imbang ini jadi alarm serius. Perburuan gelar makin terancam. Sementara buat Arema, satu poin di Bandung jadi bukti nyata: pertahanan mereka kokoh, bahkan di bawah tekanan sekeras apapun.
Artikel Terkait
Tim Bulu Tangkis Indonesia Hajar Aljazair 5-0 di Piala Thomas 2026, Debut Manis Raymond/Nikolaus
Veda Ega Pratama Terpaksa Lolos Q1 di Moto3 Spanyol, Catat Waktu Lebih Cepat tapi Peringkat ke-16
MotoGP Spanyol 2026 Siap Digelar Akhir Pekan Ini, Bezzecchi Incar Kemenangan Keempat Beruntun
Borneo FC Hajar Semen Padang, Tapi Posisi Puncak Klasemen Masih Milik Persib