Ruben Onsu Sindir Adik Sarwendah sebagai Penghasut Konflik Rumah Tangga

- Selasa, 02 Juni 2026 | 10:20 WIB
Ruben Onsu Sindir Adik Sarwendah sebagai Penghasut Konflik Rumah Tangga

Polemik hak asuh anak antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas. Kali ini, Ruben melontarkan sindiran tajam yang ditujukan kepada adik Sarwendah melalui akun Threads pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, Ruben tampak meluapkan kekesalannya kepada seseorang yang ia nilai menjadi sosok penghasut utama dalam konflik rumah tangganya. Ia menuding adik Sarwendah ikut memanaskan situasi dan memperkeruh persoalan yang sudah berlarut-larut.

“Nah ade-nya marah-marah sendiri wkwk. Hei penghasut utama, lo jangan marah-marah. Kan lo salah satu orang utama yang memanas-manasin semua ini,” tulis Ruben dalam unggahannya.

Tak hanya itu, Ruben juga secara terang-terangan menuding adik iparnya itu kerap mencari informasi terkait persoalan rumah tangganya dan terlalu ikut campur dalam urusan pribadi. Ia pun menegaskan tidak takut menghadapi mantan adik iparnya tersebut.

“Lo yang sibuk cari info sana sini. Coba fokus cari kerjaan lain, jangan rumah gue mulu,” katanya.

Unggahan ini sontak menjadi perhatian warganet. Selama ini, Ruben dikenal lebih memilih diam saat berbagai tudingan dialamatkan kepadanya. Namun, kali ini ia memilih angkat bicara secara terbuka.

Sebelumnya, melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben telah menyampaikan keberatannya terhadap sejumlah tudingan yang berkembang. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui sambungan video, Ruben menegaskan bahwa dirinya tidak tinggal diam dan telah berupaya menjalin komunikasi terkait anak-anaknya.

Ia mengaku keberatan jika kontribusinya sebagai ayah hanya dinilai dari enam bulan terakhir. Bahkan, Ruben sempat menantang agar anak-anak diserahkan kepadanya apabila pihak lain merasa tidak sanggup mengurus mereka.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar