KJRI Jeddah Peringatkan WNI Soal Risiko Berat Haji Lewat Jalur Ilegal

- Senin, 06 April 2026 | 11:15 WIB
KJRI Jeddah Peringatkan WNI Soal Risiko Berat Haji Lewat Jalur Ilegal

Di sisi lain, upaya pencegahan juga terus digencarkan. Sebelumnya, KJRI Jeddah sudah duduk bersama dengan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Haji dan Umrah. Inti pembahasannya satu: bagaimana melindungi calon jemaah.

Kedua pihak sepakat, kunci utamanya ada di edukasi. Masyarakat harus terus diingatkan dan diedukasi supaya tidak terjebak dalam praktik-praktik haji nonprosedural. Praktik yang terlihat mempermudah, tapi justru menjerumuskan.

Peringatan serupa juga datang dari Kementerian Haji dan Umrah. Mereka menegaskan kembali bahwa pemerintah Saudi hanya mengakui visa haji resmi sebagai tiket sah untuk menjalankan ibadah tersebut. Visa jenis lain? Tidak akan dianggap sah. Titik.

Jadi, pesannya jelas. Untuk ibadah sepenting haji, lebih baik ikuti prosedur yang ada. Jalur resmi mungkin terasa lebih panjang, tapi jauh lebih aman dan tenang.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar