Jembatan Gantung 80 Meter Dibangun TNI di Sukabumi, Diharapkan Percepat Mobilitas Warga
Sabtu lalu, suasana di Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Sukabumi, tampak berbeda. Mayjen TNI Lin Nofrianto, sang Kepala Badan Logistik TNI, turun langsung ke lokasi. Tujuannya jelas: mengecek progres pembangunan sebuah jembatan gantung yang sedang dikerjakan pasukannya. Dia ingin memastikan semua berjalan sesuai rencana, tanpa ada yang terlewat dari standar operasional yang sudah ditetapkan.
Jembatan ini bukan sembarang jembatan. Dengan bentang sekitar 80 meter, infrastruktur ini akan menjadi penghubung vital. Ia akan menyambungkan Kampung Bojong Koneng di Desa Mekar Mukti dengan Kampung Citaropong di Desa Sirnasari. Bayangkan saja, dua wilayah yang sebelumnya terpisah, nantinya bisa terhubung lebih cepat. Dampaknya, mobilitas warga untuk urusan sehari-hari dipastikan bakal jauh lebih lancar.
Menurut Mayjen Nofrianto, proyek ini adalah wujud nyata kehadiran TNI untuk masyarakat. Fokusnya pada pemulihan akses yang terputus. Dia menegaskan, seluruh personel di lapangan bekerja keras, bahkan sampai larut malam, agar jembatan bisa selesai tepat waktu dan tentunya, aman untuk dilintasi.
Artikel Terkait
Moving: Drama Superhero Korea yang Curi Perhatian dan Raih Daesang
Korban Penjambretan di Sleman Berbalik Jadi Tersangka Usai Kejar Pelaku
Dahlan Iskan Ungkap Kerugian Rp2 Triliun Akibat Guncangan Harga Batu Bara
Potret Pahit Pendidikan Indonesia: Skor TKA 2025 Buka Mata dan Jurang Antardaerah