Buat para penggemar drama Korea, ada kabar seru nih. Serial yang digemari, "Yumi's Cells", akhirnya dikonfirmasi bakal kembali. Musim ketiganya dijadwalkan tayang bulan April ini. Cukup lama juga ya kita menunggu kelanjutan kisah Yumi dan sel-sel di kepalanya itu.
Rencananya, drama yang dibintangi Kim Go-eun ini akan mulai tayang perdana di HBO Max pada Senin, 13 April. Informasi ini didapat dari keterangan pers yang beredar Kamis lalu. Jadi, tandain kalendermu!
Kalau kamu belum tahu, "Yumi's Cells" ini memang unik. Serial ini jadi salah satu waralaba andalan TVING yang berhasil banget memadukan animasi dengan adegan live-action. Gimmick 'sel-sel' yang menggambarkan emosi Yumi itu selalu jadi daya tarik utamanya.
Nah, di musim ketiga yang terdiri dari delapan episode ini, kita akan diajak melihat babak baru kehidupan Yumi. Karakternya kini sudah berkembang menjadi seorang penulis yang sukses. Di titik inilah dia bertemu dengan Soon-rok, seorang produser penuh ambisi yang diperankan oleh Kim Jae-won.
Pertemuan itu jelas membawa dinamika baru. Petualangan dan percikan romansa yang tak terduga pun mulai mengemuka. Bisa ditebak, 'Desa Sel' dalam pikiran Yumi kembali ramai dan heboh oleh berbagai emosi yang semakin intens.
Untuk musim kali ini, sutradara Lee Sang-yeob kembali memegang kendali. Produksi eksekutif dipegang Han So-jin, sementara Yu Seul-ki bertindak sebagai produser. Pengerjaan serial ini merupakan kolaborasi antara Studio Dragon, Merrycow, dan Studio N.
Sebagai pengingat, "Yumi's Cells" pertama kali meluncur pada 2021. Saat itu, serial ini langsung menarik perhatian karena dianggap sebagai pionir drama romantis-fantasi dengan konsep yang segar. Kini, setelah jeda beberapa waktu, Yumi dan sel-selnya siap menghibur kita lagi.
Artikel Terkait
Tim Taekwondo Polri Juara Umum Kejuaraan Dunia WTA Open 2026 di Osaka
Noel Kritik KPK Usulkan Pembatasan Jabatan Ketum Parpol, Sebut Lembaga Antirasuah Keluar Jalur
Pj Gubernur Jateng Dorong Pembangunan Pusat Ekonomi Baru Demi Kemandirian Fiskal dan Pemerataan
Trump Buka Peluang Negosiasi Langsung dengan Iran, Syaratnya Hentikan Program Nuklir