Wamensos Desak Majene Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat

- Kamis, 12 Maret 2026 | 18:45 WIB
Wamensos Desak Majene Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat

Di Kantor Kementerian Sosial, Kamis lalu (11/3), Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menemui Bupati Majene, Achmad Syukri. Pertemuan itu intinya membahas satu hal: bagaimana caranya agar Majene bisa segera masuk dalam program Sekolah Rakyat. Agus Jabo mendesak agar persiapan lahan dan segala kebutuhan pendukung segera disiapkan.

"Kalau bisa kita dorong tahun ini," ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/3/2026).

"Kalau belum memungkinkan, kita siapkan agar Majene bisa masuk prioritas tahun depan. Karena itu persiapannya harus mulai dari sekarang," tegasnya.

Menurutnya, program ini bukan sekadar inisiatif biasa. Ini mandat langsung dari Presiden, sebuah upaya konkret untuk memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan. Sasaran utamanya jelas: anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, terutama mereka yang tercatat dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTKS).

"Kementerian Sosial mendapat perintah Presiden untuk membangun Sekolah Rakyat. Karena kami tahu tidak bisa bekerja sendiri, maka dibentuklah satgas bersama kementerian dan lembaga lain," papar Agus Jabo.

Ia juga bercerita sedikit tentang pengalaman enam bulan terakhir. Mengelola Sekolah Rakyat ternyata punya dinamikanya sendiri. Latar belakang siswa yang beragam menuntut pendekatan lebih dari sekadar kurikulum formal. Makanya, program ini juga menekankan pembentukan karakter dan keterampilan hidup.

Di sisi lain, Bupati Achmad Syukri langsung menyambut baik ajakan itu.

"Pemkab Majene berkomitmen untuk menjadi bagian dari implementasi program Sekolah Rakyat," janji Syukri.

Ia tak sekadar berkomitmen. Di hadapan Wamensos, Syukri memaparkan kondisi riil di daerahnya. Kabupaten seluas 947 kilometer persegi ini, dengan populasi sekitar 192 ribu jiwa, masih punya PR besar di bidang pendidikan. Masih ada anak-anak yang tak bersekolah atau terpaksa putus sekolah.

Untuk menjawab itu, pemerintah daerahnya sudah menyiapkan lahan. Lokasinya di wilayah Sulai, Kecamatan Ulumanda, dengan luas mencapai 17 hektare. Sekitar 10 hektare di antaranya disebutkan memiliki kontur yang relatif landai, cocok untuk pembangunan.

Menutup pertemuan, Agus Jabo kembali menekankan poin krusial. Ia mengingatkan jajaran Pemkab Majene untuk segera menindaklanjuti persiapan, baik lahan maupun dokumen pendukungnya.

"Tolong disiapkan," pesannya singkat namun tegas.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar