Barang-barang bantuan mulai dari selimut hingga popok bayi sudah dikemas rapi. Totalnya lebih dari 6,4 ton. Paguyuban Akademi Kepolisian 91 (Akpol 91) Bhara Daksa bersama Bhayangkari Akpol 91 memang tak mau berlama-lama. Mereka segera mengirimkan bantuan untuk korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra.
Daerah yang akan mendapat kiriman itu antara lain Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Tujuannya jelas: meringankan beban.
Ketua Paguyuban, Komjen Mohammad Iqbal, menegaskan aksi ini adalah bentuk kepedulian nyata dari para alumni dan keluarganya.
"Bantuan ini uluran tangan dari para alumni dan istri sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra. Kami bergerak cepat untuk memastikan bantuan sampai ke lokasi yang paling membutuhkan,"
Iqbal menyampaikan hal itu Jumat (5/12/2025). Menurutnya, langkah mereka sejalan dengan perintah atasan.
"Kami menjalankan perintah Kapolri untuk bahu-membahu membantu masyarakat terdampak. Ini adalah tugas kemanusiaan yang menjadi perhatian bersama," jelas Iqbal.
Ia merujuk pada arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta seluruh jajarannya bergotong royong.
Nah, soal barang kirimannya sendiri cukup beragam. Ada handuk, selimut, lalu popok bayi berbagai ukuran. Tak lupa makanan seperti mi instan dan makanan cepat saji untuk kondisi darurat. Semuanya sudah diberangkatkan sehari sebelumnya, Kamis (4/12), menggunakan pesawat kargo. Pengiriman ini diatur bareng Korpolairud Baharkam Polri, Bareskrim, dan Itwasum Polri.
Di lokasi, nantinya Kapolda setempat Sumut, Sumbar, dan Aceh yang akan menerima dan mendistribusikan bantuan tersebut.
Iqbal memastikan, prioritas penyaluran adalah daerah yang paling parah terkena dampak, seperti area banjir dan longsor. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kesulitan yang dihadapi masyarakat sekaligus menguatkan semangat mereka untuk pulih," tuturnya.
Di sisi lain, semangat kebersamaan ini rupanya punya latar belakang yang kuat. Sebab, banyak perwira tinggi Polri saat ini berasal dari angkatan yang sama, Akpol 91. Sebut saja Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Irwasum Komjen Wahyu Widada, hingga Kabareskrim Komjen Syahar Diantono. Mereka semua satu angkatan. Faktanya, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Fadil Imran dan Kakorpolairud Irjen R. Firdaus Kurniawan juga termasuk di dalamnya. Jadi, bantuan ini seperti sebuah gerakan dari satu keluarga besar.
Artikel Terkait
Penumpang Kereta Api PSO Naik 7,9 Persen pada Januari-Mei 2026
MUI Imbau Umat Tak Perpanjang Polemik Perbedaan Awal Tahun Hijriah
Pemerintah Kota Palangka Raya Tingkatkan Kerja Sama dengan Jamkrindo untuk Perkuat Pembiayaan UMKM dan Proyek Daerah
Perempuan Asal Antapani Dilaporkan Hilang Tiga Tahun, Ditemukan Terluka Berat di RSHS Bandung Usai Diduga Dianiaya Kekasih