Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Akhir 2026

- Jumat, 03 April 2026 | 23:35 WIB
Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Akhir 2026

"Merestrukturasi mereka dulu, begitu laporan atau buku keuangannya itu sudah membaik, baru mereka akan diintegrasi ke kita,” katanya tegas.

Pernyataan Hamdani ini seolah menjawab keraguan yang sebelumnya diungkapkan Danantara. Dony Oskaria, Chief Operating Officer Danantara Indonesia, pernah menjelaskan bahwa merger BUMN pelat merah di sektor konstruksi tak mungkin selesai tahun ini. Saat itu, mereka menargetkan kuartal I-2026.

Namun begitu, rupanya jalan yang harus ditempuh masih panjang. Pemerintah, kata Dony, masih mematangkan skenario terbaik. Tujuannya jelas: mengonsolidasikan dan menyehatkan kondisi keuangan perusahaan-perusahaan tersebut sebelum dilebur.

"Kita tahu problem di (BUMN) karya banyak sekali ya, termasuk tadi restrukturisasi dari utang dulu. Jadi problem keuangan mereka cukup dalam di karya ini," ujarnya.

"Kita harus transparan juga untuk publik, ini kita perbaiki dulu, kita lakukan restrukturisasi, termasuk kita lakukan lagi evaluasi dari nilai aset, setelah itu kita lakukan merger dengan skenario terbaik," pungkas Dony.

Jadi, semua mata kini tertuju pada proses restrukturisasi yang berlangsung. Kesuksesannya akan menentukan apakah akhir 2026 benar-benar menjadi garis akhir dari perjalanan panjang merger BUMN Karya ini.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar