Karyawan PT Dua Kuda Indonesia Demo, Tolak Kepailitan Perusahaan Sehat

- Jumat, 03 April 2026 | 04:30 WIB
Karyawan PT Dua Kuda Indonesia Demo, Tolak Kepailitan Perusahaan Sehat

Jakarta lagi-lagi jadi saksi aksi unjuk rasa. Kali ini, ratusan karyawan PT Dua Kuda Indonesia memadati dua lokasi: depan Kejaksaan Agung dan sebelumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka tak mau berhenti menyuarakan protes.

Inti masalahnya tetap sama: putusan pailit yang mereka anggap janggal. Menurut mereka, keputusan itu dipaksakan. Padahal, kondisi perusahaan mereka sebenarnya stabil-stabil saja, jauh dari kata bangkrut.

Di tengah kerumunan massa yang masih mengenakan seragam kerja, kuasa hukum perusahaan, Achmad Taufan Soedirdjo, naik ke atas mobil orator. Suaranya lantang menantang.

"Perusahaan yang tidak punya utang, dipaksa untuk membayar utang! Betul?"

"Betul!" sahut ratusan karyawan serentak, menggelegar di lokasi aksi pada Kamis (2/4) lalu. Sorak-sorai itu menggambarkan betapa geramnya mereka.

Taufan kemudian menjelaskan posisi perusahaan. Dia menegaskan, PT Dua Kuda Indonesia sama sekali tidak punya beban utang seperti yang dituduhkan dalam proses kepailitan itu. Meski merasa dizalimi, mereka berjanji tetap menghormati setiap tahapan hukum yang ada.

"Untuk itu, kita sudah melakukan langkah-langkah hukum, dan kita tetap beriktikad baik. Kita, Dua Kuda, tetap mengikuti rapat kreditur dengan baik, mengikuti semua proses dengan baik, dan kita tetap menjalankan inisiatif kita untuk melakukan langkah-langkah hukum," tegasnya.

Namun begitu, upaya hukum terus digenjot. Tujuan utamanya cuma satu: membatalkan status pailit yang kontroversial itu.

Di sisi lain, kekhawatiran para pekerja sangat nyata. PT Dua Kuda Indonesia adalah produsen bahan kimia dari minyak sawit. Perusahaan ini disebut-sebut sebagai perusahaan sehat dengan aset yang nilai melebihi kewajibannya. Kalau pailit ini dipaksakan, bayang-bayang PHK massal mengintai. Ribuan keluarga bisa kehilangan pencaharian.

Di akhir orasinya, Taufan meminta dukungan penuh.

"Kita mohon doa kepada teman-teman karyawan, kita buktikan kepada seluruh Indonesia bahwa PT Dua Kuda adalah perusahaan yang sehat, perusahaan yang jaya, dan tambah jaya lagi ke depan!"

Aksi ini bukan yang pertama, dan tampaknya bukan yang terakhir. Baik kuasa hukum maupun perwakilan karyawan sudah bilang, mereka akan terus mengawal proses ini. Perjuangan demi kepastian hukum dan hak ratusan pekerja masih panjang. Mereka menunggu satu hal: pembatalan status pailit itu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar