Tiga anggota polisi dari Polda Jawa Barat terlibat perselisihan dengan seorang sekuriti di kawasan HI, Jakarta Pusat. Mereka adalah sopir dan dua penumpang mobil Toyota Alphard yang sempat bersitegang dengan petugas keamanan bernama Fiktor Harefa. Kapolsek Menteng, Komisaris Polisi Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi bahwa kasus tersebut telah dimediasi dan berakhir damai.
"Telah disepakati bahwa persoalan perselisihan antara pengemudi dan saudara Fiktor diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak saling memaafkan, mengakui kesalahan dan saling memaafkan," kata Braiel di Polsek Menteng, Jumat (24/7).
Meski demikian, Braiel belum membeberkan identitas ketiga anggota polisi tersebut. Kasus mereka kini ditangani oleh Bidang Propam Polda Jawa Barat untuk pemeriksaan etik. "Kemudian terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti dari Bidang Propam Polda Jawa Barat," ujarnya.
Selain pelanggaran etik, ketiganya juga akan diproses terkait pelanggaran lalu lintas oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Sementara itu, mobil Alphard yang digunakan disebut milik pribadi. "Ya itu mobil pribadi. Mobil pribadi," tegas Braiel.
Artikel Terkait
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Jakarta Pusat
Kebakaran Hanguskan 15 Rumah di Senen, Jakarta Pusat
Kebakaran Landa Permukiman Senen, 15 Rumah Terdampak
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Paseban, Damkar Kerahkan 32 Mobil