Targetnya sudah di depan mata, tapi nyatanya justru terlampaui. Itulah yang terjadi pada program Motor Gratis atau Motis tahun ini. Menjelang Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mencatat angka yang cukup menggembirakan: 12.419 unit motor berhasil diangkut. Angka ini melampaui target awal yang 'hanya' 11.900 unit, atau tepatnya 104,36 persen.
Antusiasme masyarakat, rupanya, jadi faktor penentu. Mereka ramai-ramai beralih dari jalan raya yang mencemaskan ke rel kereta api yang dianggap lebih aman.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Program Motis pada Angkutan Lebaran 2026 ini disambut antusias oleh masyarakat dan berjalan dengan lancar,” ujarnya dalam sebuah keterangan resmi, Kamis lalu.
Ia menegaskan, tujuan utama Motis memang untuk mengalihkan pemudik sepeda motor ke moda transportasi yang lebih nyaman dan tentunya, mengurangi risiko di jalan.
Nah, yang menarik, di luar angka resmi tadi, ada lagi tambahan sekitar 1.304 unit motor yang diangkut melalui skema contraflow. Meski tak termasuk dalam hitungan target, permintaan yang melonjak membuat DJKA tak mau menolak. Semua dilayani.
Artikel Terkait
Frans Putros dan Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Persib Berpeluang Dapat Kompensasi FIFA
Mbappé Dikritik karena Minta Ban Kapten Diambil dari Kanté
Laporan: Serangan Iran Timbulkan Kerugian Miliaran Dolar bagi Aset Militer AS di Timur Tengah
Pemerintah Mulai Bangun 324 Rumah Tapak untuk Warga Bantaran Rel di Senen