Asap sudah sirna, tapi pertanyaan masih menggantung di udara. Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, Rabu malam lalu, pemerintah kota kini bergerak. Mereka berencana memanggil sang pemilik SPBE untuk dimintai keterangan.
Abdul Harris Bobihoe, Wakil Wali Kota Bekasi, menyampaikan hal itu saat mendatangi lokasi kejadian pada Kamis pagi. Suasana masih tampak porak-poranda.
"Kita masih sedang coba panggil pemiliknya untuk kita klarifikasi," ujar Harris, mengakui bahwa yang ditemui di lokasi saat ini hanyalah para karyawan.
Menurut sejumlah saksi, titik awal musibah itu berasal dari sebuah kebocoran. Diduga, itu terjadi saat proses pengisian elpiji dari mobil tangki ke tabung penyimpanan besar di SPBE. Kebocoran itulah yang kemudian memicu lidah api dan berujung pada kobaran hebat.
Namun begitu, Harris enggan berkomentar lebih jauh soal kemungkinan ada unsur kelalaian. Pihaknya memilih menunggu hasil penyelidikan yang lebih detail.
Artikel Terkait
Gempa Megathrust 7,6 SR Guncang Bitung, Picu Tsunami Kecil di Beberapa Wilayah
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura
PMI Manufaktur Indonesia Anjlok ke 50,1, Hampir Stagnan di Maret 2026