Nama pelatih asal Kroasia, Nenad Bacina, kembali mencuat dalam bursa calon nahkoda baru PSM Makassar untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. Sosok berusia 55 tahun itu bukanlah wajah asing bagi publik Juku Eja. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan klub kebanggaan Kota Daeng tersebut pada musim 2020.
Kala itu, Bacina dipercaya mendampingi Bojan Hodak sebagai asisten pelatih. Namun, masa baktinya bersama tim berlangsung singkat setelah kompetisi Liga 1 dihentikan akibat pandemi COVID-19. Meskipun hanya sebentar, pengalamannya dianggap cukup untuk memahami kultur sepak bola Indonesia, khususnya atmosfer internal yang hidup di dalam tubuh PSM.
Sejak meninggalkan PSM pada Agustus 2020, Bacina belum pernah kembali menangani klub di Indonesia. Ia sempat mengemban tugas di beberapa klub Asia Tenggara, seperti Kalba FC dan Kuala Lumpur City FC. Kedekatannya dengan Bojan Hodak disebut menjadi salah satu faktor yang membuat namanya kembali masuk dalam radar manajemen PSM.
Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, sebelumnya telah memastikan bahwa tim akan kedatangan pelatih baru untuk musim depan. Keputusan ini diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim pada musim ini. “Musim depan kita akan kedatangan pelatih baru,” ujar Fajrin pada Selasa (26/05).
Ia juga mengungkapkan bahwa manajemen telah membuka komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih. Meski demikian, Fajrin belum bersedia mengungkap identitas resmi sosok yang akan menangani tim musim depan. Kabar masuknya Nenad Bacina ke dalam bursa calon pelatih langsung memunculkan respons beragam dari suporter.
Sebagian pendukung menyambut positif karena pengalaman Bacina di Asia Tenggara dinilai mumpuni. Namun, di sisi lain, tidak sedikit pula yang berharap manajemen menghadirkan pelatih dengan rekam jejak lebih mentereng untuk membawa PSM kembali bersaing di papan atas klasemen.
Artikel Terkait
Ratusan Warga Salat Iduladha di Halaman Balai Kota, Wagub Rano Karno Hadir
Mantan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi Minyak Sawit
Maya Denham Resmi Pegang Paspor Indonesia, Talenta Muda Keturunan Siap Perkuat Timnas Putri
Wall Street Ditutup Mixed, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru di Tengah Optimisme AI