Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen

- Kamis, 02 April 2026 | 12:35 WIB
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen

Suasana mencekam masih menyelimuti kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Bekasi, usai sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dilalap si jago merah. Akibatnya, tak tanggung-tanggung, lima belas orang harus berakhir di rumah sakit dengan berbagai luka. Kabar buruknya, beberapa dari mereka mengalami luka bakar yang sangat parah, bahkan mencapai 90 persen.

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, yang ditemui di lokasi kejadian pada Kamis (2/4/2026), memberikan konfirmasi awal.

"Data yang sementara korbannya 15 orang, dari warga dan security," ujarnya.

Para korban itu, menurutnya, sudah langsung dievakuasi ke beberapa rumah sakit. Kondisi mereka memerlukan penanganan serius. "Jadi pasien yang 15 ini tersebar ke beberapa rumah sakit," tambah Maka.

Ia lalu merinci sebaran korban dengan suara yang terdengar lelah. Dua orang saat ini terbaring di ICU dan UGD RS Permata. Lalu, ada satu pasien dengan kondisi mengkhawatirkan di Unimedika Setu, luka bakarnya mencapai 92%.

"Kemudian nanti terus kami ke Kartika Husada itu ada dua orang di situ kondisinya 90% dan 40% sudah ditangani. Kemudian ini kami mengarah ke RSUD CAM. Di sana ada juga pasien," sambungnya menjelaskan.

Di tengah kabar buruk ini, ada secercah kabar baik yang disampaikan Nachrowi. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dari insiden mengerikan tersebut. "Alhamdulillah semua dalam kondisi selamat, tidak ada yang korban jiwa," katanya.

Soal biaya pengobatan pun tak perlu dikhawatirkan oleh keluarga korban. Pemerintah Kota Bekasi, berdasarkan arahan walikota dan wakilnya, akan menanggung semuanya.

"Dan untuk korban itu semua menurut berdasarkan keterangan Pak Walikota, Pak Wakil Walikota bahwa semua dijamin oleh pemerintah terkait dengan biaya pengobatannya," pungkas Nachrowi.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar