Dari kawasan padat di sekitar Stasiun Pasar Senen, ada kabar baik yang mulai terwujud. Pemerintah, lewat Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Badan Pengelola BUMN, akhirnya memulai pembangunan rumah khusus bagi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel kereta. Langkah ini merupakan realisasi dari data warga yang sudah lama tercatat.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, tampak bersemangat ketika meninjau lokasi. Ia menyebut pembangunan ini mencakup 324 unit hunian.
"Kemarin kita rapat dengan Pak Doni di Gedung BP BUMN sebagai Kepala Badannya, kemudian juga bersama BUMN yang memiliki tanah ini, yaitu Angkasa Pura," ujarnya, Jumat (3/4/2026).
"Hari ini saya senang sekali melihat kesiapan yang sangat cepat. Prosesnya sudah berjalan, bahkan sudah ada yang mulai clearing," tambahnya.
Menurut Maruarar, kerja sama ini berjalan solid. Tanahnya merupakan aset Angkasa Pura, sementara pembangunannya dikerjakan secara kolaboratif. Yang menarik, nantinya tak cuma rumah yang berdiri. Rencananya akan disediakan juga ruang terbuka untuk anak-anak bermain, menambah nilai kenyamanan bagi keluarga yang akan menempatinya.
“Totalnya ada 324 unit yang akan dibangun di sini. Kemudian juga akan ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak. Jadi ini merupakan kerja sama yang baik,” katanya menegaskan.
Artikel Terkait
Frans Putros dan Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Persib Berpeluang Dapat Kompensasi FIFA
Mbappé Dikritik karena Minta Ban Kapten Diambil dari Kanté
Laporan: Serangan Iran Timbulkan Kerugian Miliaran Dolar bagi Aset Militer AS di Timur Tengah
Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan