Laba Volkswagen anjlok. Dan kabar buruknya, dampaknya bakal langsung terasa oleh puluhan ribu karyawan mereka di Jerman. Raksasa otomotif asal Negeri itu baru saja mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 50.000 pekerjaan hingga tahun 2030 mendatang.
Ini bukan sekadar isu kecil. Menurut laporan yang beredar Kamis lalu, laba produsen mobil ternama ini merosot ke titik terendah dalam hampir satu dekade tepatnya sejak 2016. Penurunan laba setelah pajak di tahun 2025 bahkan mencapai angka yang cukup menohok: sekitar 44 persen.
CEO Oliver Blume tak menutup-nutupi masalah ini. Dalam suratnya kepada para pemegang saham, ia menjelaskan bahwa pemutusan hubungan kerja akan berdampak luas di seluruh grup, termasuk merek-merek premium seperti Audi dan Porsche.
"Secara total, sekitar 50.000 pekerjaan akan dipangkas hingga 2030 di seluruh Grup Volkswagen di Jerman," tulis Blume dalam laporan tahunan perusahaan.
Artikel Terkait
Telkom Konsolidasikan Aset Fiber BUMN Lain ke InfraNexia untuk Dongkrak Pasar
Ketua Banggar DPR Desak Pemerintah Tunda Proyek Tidak Mendesak untuk Pertebal Cadangan Fiskal
Prabowo Panggil Menteri Kehutanan Bahas Satgas Pendanaan Taman Nasional
Coding dan AI Resmi Jadi Mata Pelajaran Pilihan di SD hingga SMA