Platform pencarian kerja Jobstreet by SEEK punya terobosan baru. Mereka baru saja merilis fitur Basic Talent Search, yang diklaim bisa bantu perusahaan temukan kandidat dengan lebih cepat dan efisien. Intinya, proses rekrutmen yang biasanya berbelit-belit kini bisa dipersingkat.
Menurut Ethika Santi, Acting Sales Director Jobstreet Indonesia, fitur ini punya dampak ganda. Di satu sisi, bisa mempercepat penyerapan tenaga kerja. Di sisi lain, membantu perusahaan menyaring gunungan resume lamaran yang seringkali membanjir.
"Bayangkan, untuk satu lowongan dengan posisi umum saja, perusahaan bisa kebanjiran sekitar 500 lamaran," ujar Ethika.
Kalau perusahaannya sudah besar dan terkenal? Angkanya bisa melonjak sampai 1.000 pelamar. Repotnya, proses yang lama berarti biaya yang membengkak. Itulah dilema klasik yang masih menghantui banyak HRD hingga sekarang: pasar kerja yang super kompetitif, skrining manual yang makan waktu, dan tekanan biaya rekrutmen.
Ethika menegaskan, Jobstreet ingin mengubah keadaan itu. "Kami ingin memastikan setiap bisnis di Indonesia, tanpa peduli besar kecilnya, punya akses ke teknologi rekrutmen profesional," katanya dalam sebuah konferensi pers Rabu lalu.
Artikel Terkait
TXT Dikritik karena Diduga Gunakan AI Murahan di Trailer Comeback
Putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty, Wafat Setelah Berjuang Melawan Kanker
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Penyelenggara Siapkan Transportasi Khusus
Kemenkes Prediksi Kasus Kanker di Indonesia Melonjak 70% pada 2050