Dari Jatiwangi, Majalengka, sebanyak 24 truk sarat muatan bergerak keluar. Mereka membawa genteng tanah liat produksi lokal, mengawali sebuah program yang digadang-gadang akan semakin masif. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang hadir langsung, memberi tanda untuk pemberangkatan konvoi truk tersebut.
Gerakan ini bukan tanpa arahan. Menurut Ara sapaan akrab menteri langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Intinya, mengembangkan sekaligus meningkatkan mutu produksi genteng dalam negeri.
"Dampaknya dari program-program yang ada besar sekali," ujar Ara.
Namun begitu, dia mengakui masih ada pekerjaan rumah. "Persoalannya bagaimana supaya kualitas SNI-nya, estetikanya, dan harganya bisa bersaing bapak-ibu," tambahnya dalam wawancara dengan Metro Siang Metro TV, Kamis lalu (12/3/2026).
Program 'gentengisasi' ini rupanya tak hanya akan berpusat di Jatiwangi. Ara menegaskan, wilayah lain seperti Kebumen di Jawa Tengah juga akan dikembangkan. Harapannya, gerakan ini bisa menyebar.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Peringatkan Dampak Konflik Global pada Mudik Lebaran 2026
Pemerintah Terapkan WFA 5 Hari untuk ASN dan Swasta Jelang Lebaran 2026
Jalan Lintas Selatan Blitar Segera Beroperasi, Dukung Mudik dan Pemerataan
Jelang Buka Puasa, Kemacetan Parah Landa Sejumlah Ruas Tol Jakarta