Suara ledakan mengguncang langit Yerusalem, Kamis (12/3) itu. Militer Israel, atau IDF, langsung merespons. Mereka mendeteksi adanya rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran dan sedang berupaya mencegatnya.
Unggahan resmi IDF di Telegram, yang dilansir media seperti Al Arabiya dan AFP, menyebutkan hal itu dengan jelas. "Beberapa saat yang lalu, IDF mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah negara Israel. Sistem pertahanan sedang beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," begitu bunyi pernyataan mereka.
Di sisi lain, respons dari Teheran tak kalah keras. Lewat siaran televisi pemerintahnya, militer Iran mengklaim telah menargetkan pangkalan udara Palmachim dan Ovda milik Israel. Tak hanya itu, markas besar dinas keamanan Shin Bet juga disebut sebagai sasaran serangan drone mereka.
"Pangkalan udara Palmachim dan Ovda milik rezim Zionis serta markas besar Shin Bet menjadi sasaran drone dari militer Republik Islam Iran," tegas pernyataan itu.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Peringatkan Dampak Konflik Global pada Mudik Lebaran 2026
Pemerintah Terapkan WFA 5 Hari untuk ASN dan Swasta Jelang Lebaran 2026
Jalan Lintas Selatan Blitar Segera Beroperasi, Dukung Mudik dan Pemerataan
Jelang Buka Puasa, Kemacetan Parah Landa Sejumlah Ruas Tol Jakarta