Namun begitu, Iran jelas tidak tinggal diam. Balasan datang bertubi-tubi. Mereka melancarkan serangan ke wilayah Israel dan tidak tanggung-tanggung, juga membidik sejumlah pangkalan militer AS yang bertebaran di kawasan Timur Tengah.
Yang menarik, Iran sepertinya juga ingin pamer kekuatan baru. Mereka disebut-sebut menggunakan senjata-senjata yang belum pernah terlihat sebelumnya. Salah satu yang bikin mata terbelalak adalah penggunaan amunisi klaster dalam serangan di beberapa titik di Tel Aviv. Dampaknya? Kerusakan yang masif dan mengkhawatirkan.
Belum lagi video-video yang membanjiri media sosial. Beberapa di antaranya menunjukkan rudal-rudal hipersonik Iran menghujam kawasan Tel Aviv dan Yerusalem. Gambar-gambar itu, meski perlu verifikasi, cukup untuk menggambarkan eskalasi yang sedang terjadi.
Sebenarnya, ancaman ini sudah diisyaratkan sebelumnya. Sejumlah pejabat militer Iran pernah berkoar bahwa mereka punya senjata-senjata baru di lumbung persenjataan, yang siap digunakan dan belum dipertontonkan ke publik. Kini, ancaman itu tampaknya menjadi kenyataan.
Artikel Terkait
Kementerian Perindustrian Dorong Standar Uji Emas Nasional untuk Dongkrak Ekspor Perhiasan
Zurich Syariah Pacu Pertumbuhan dengan Asuransi Mikro, Sentuh 50% di Awal 2026
Zurich Indonesia Jaga RBC 300%, Jauh di Atas Batas Minimal OJK
Kuota Mudik Gratis DKI Jakarta Bertambah Jadi 30.774 Orang