JAKARTA – Antusiasme warga ternyata jauh melampaui perkiraan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya menambah kuota mudik gratis untuk tahun ini. Awalnya, program ini hanya menyasar 26 ribu orang. Tapi angka itu melonjak drastis setelah proses verifikasi berjalan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengonfirmasi hal ini di Balai Kota, Selasa lalu.
"Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan. Yang awalnya hanya kita perkirakan 26.000, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati jumlahnya menjadi 30.774 pemudik," ujar Pramono.
Lonjakan peserta ini, tentu saja, harus diimbangi dengan penambahan armada. Pemerintah pun mengerahkan 709 bus untuk mengakomodasi para pemudik. "Itulah yang tadi diputuskan dalam rapat," tambah Pramono. Rencananya, seluruh bus akan diberangkatkan dari Monas pada 17 Maret mendatang.
Di sisi lain, dengan kuota yang sudah penuh, pendaftaran resmi telah ditutup. Kadishub DKI, Syafrin Liputo, menegaskan hal ini. Ia mengingatkan agar warga tidak berharap bisa mendaftar di tempat atau datang mendadak saat hari-H.
"Tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi. Jadi kalau Jakarta, semuanya harus terverifikasi. Kita hanya memberangkatkan yang sudah terverifikasi. Jadi enggak ada yang mendadak-mendadak," tegas Syafrin.
Namun begitu, perhatian pemerintah tidak hanya untuk yang pulang kampung. Bagi warga yang memilih merayakan Lebaran di Ibu Kota, ada kabar baik juga.
Pramono menyebut, transportasi umum yang dikelola Pemprov DKI akan digratiskan pada hari-hari utama Idul Fitri. "Mudik ke Jakarta tetap, kami sudah putuskan di hari H, apakah 1 hari, 2 hari Idul Fitri, kita gratiskan transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta," tuturnya.
Jadi, baik yang pulang maupun yang tinggal, sama-sama dapat perhatian. Tinggal persiapan akhir yang perlu disempurnakan.
Artikel Terkait
Bank bjb Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah di Banten Lewat Kolaborasi Strategis
Hunian Gudang Modern di Greater Jakarta Tembus 95,8 Persen, Pasokan Terbatas Picu Persaingan Ketat
DeepSeek Resmi Luncurkan Model AI Terbaru DeepSeek-V4 dalam Dua Varian
Wamendagri Buka Suara soal Polemik ‘Denda’ e-KTP Hilang: Itu Biaya Cetak Ulang, Bukan Denda